Alpukat Aligator Karakteristik Buah Dan Pohon

Alpukat Aligator atau dijuluki ‘Giant Avocado” merupakan salah satu jenis alpukat yang mulai banyak di Budidayakan di Indonesia dalam skala bisnis. Jenis alpukat yang berasal dari Meksiko inipun digemari untuk tanaman pekarangan dan sudah tersebar di seluruh Wilayah Indonesia.

Permintaan pasar juga sangat tinggi karena rasanya yang disukai oleh pecinta buah. Selain itu tingkat adaptasinya yang tinggi sehingga bisa ditanam pada lokasi dataran rendah sampai dataran tinggi.

Karakteristik Alpukat Aligator

Jenis alpukat dapat dibedakan berdasarkan bentuk buahnya. Alpukat aligator berbentuk bulat lonjong dan membesar di bagian ujungnya seperti buah pir. Ukuran buahnya bisa mencapai 70 – 80 cm dengan bobot 700 – 1,2 kg per buahnya. Bijinya berukuran sedang sehingga daging buahnya menadi lebih tebal dengan tekstur halus tanpa serat.

Pohon alpukat aligator dapat ditanam dalam pot (tabulampot) dan bisa berbuah pada usia 3-5 tahun. Tinggi pohon ini bisa mencapai 4 meter. Sementara untuk pembibitannya bisa dengan cara generatif atau vegetatif. Lebih disarankan menggunakan teknik okulasi agar cepat berbuah dan hasilnya sama dengan induknya.

Keunggulan

Alpukat aligator memiliki beberapa keunggulan dari jenis lainnya jika dilihat dari potensi bisnisnya. Maka tidak heran ketika banyak petani yang memilih untuk membudidayakan jenis alpukat ini untuk tujuan agribisnis. Adapun beberapa keunggulannya adalah sebagai berikut.

  1. Ukuran buah yang lebih besar. Dengan ukurannya yang besar bisa menguntungkan petani dan konsumen tentunya.
  2. Daging buah tebal. Bukan hanya berkuran besar tetapi dagingnya juga tebal karena memiliki biji yang berukuran sedang sehingga sekitar 70% dari buah ini dapat dimakan.
  3. Citarasa gurih. Ketiga berbicara tentang buah tentunya berbicara rasa. Buah yang memiliki rasa yang enak tentunya akan disukai oleh banyak orang. Jenis alpukat yang satu ini tidak memiliki rasa pahit dengan tekstur daging yang lembut tanpa serat.
  4. Tingkat adaptasi tinggi. Alpukat ini mampu tumbuh di berbagai jenis lokasi, mulai dari dataran rendah sampai dataran tinggi. Artinya bisa di tanam dimana saja.
  5. Bersifat Genjah. Dalam hal produksi anda tidak perlu ragu karena anda hanya perlu menunggu sekitar 3-5 tahun untuk mulai menikmati buahnya.
  6. Perawatan mudah. Inilah salah satu alasan mengapa jenis alpukat ini banyak dibudidayakan. Anda tidak perlu repot dalam hal pemeliharaan. Cukup memastikan ketersediaan pupuknya terpenuhi dan tumbuhan ini bisa tumbuh subur dan sehat.
  7. Tahan terhadap hama ulat. Dari segi ketahanan, tanaman ini mempunyai kemampuan untuk bertahan dari serangan ulat. Jadi, tidak perlu khawatir pada jenis hama yang satu ini.
  8. Tingkat produktivitas tinggi. Selain mudah berbuah, tumbuhan ini juga memiliki tingkat produktivitas yang tinggi. Dalam setahun bisa panen sampai dua kali. Untuk satu kali panen bisa mencapai 100Kg/ pohon.

Jika anda ingin membudidayakan tanaman Alpukat ini perlu memperhatikan syarat tumbuh dan jarak tanamnya. Meskipun dapat tumbuh di berbagai macam lokasi tetap harus memperhatikan kondisi ideal jika ingin membudidayakan dalam skala bisnis.

Untuk menenam alpukat aligator di rumah tentunya anda hanya perlu mempersiapkan pupuk yang cukup, penyiraman secara teratur dan juga melakukan penyiangan gulma secara berkala.

Harga

Sebagai salah satu jenis buah yang disukai masyarakat buah yang satu ini ternyata cukup mahal. Kisaran harganya adalah 25,000 – 55,000/ kilo. Harga ini tentunya sangat bergantung dengan musim dan lokasi. Setiap daerah bisa memiliki harga yang berbeda-beda.

Baca Juga: Karaktersitik Alpukat Tanpa Biji

Demikian Pembahasan Tentang Alpukat Aligator. Semoga informasi ini bermanfaat.