Cara Budidaya Anggur Agar Berbuah Lebat

Cara Budidaya Anggur. Buah anggur merupakan salah satu jenis buah yang menjadi pavorit. Permintaan pasar cukup tinggi karena rasanya yang enak dan manfaatnya untuk tubuh sangat banyak. Oleh karena itu peluang bisnis budidaya anggur ini sangat besar.

Jika anda berminat, maka silahkan simak pembahasan lengkap tentang Cara Budidaya Tanaman Anggur berikut ini.

Jenis Tanaman Anggur

Sebelum memulai budidaya anggur terlebih dahulu yang perlu dikenali adalah jenis anggurnya. Kira-kira jenis anggur apa saja yang bisa dibudidayakan di Indonesia.

  • 16 Jenis anggur import yang dapat dibudidayakan di Indonesia
  1. Anggur Jupiter
  2. Anggur Harold
  3. Anggur Ninel
  4. Anggur Black Panther
  5. Anggur Julian
  6. Anggur Akademik Avidzba
  7. Anggur Victor
  8. Anggur Transfigutarion
  9. Anggur Nizina
  10. Anggur Original
  11. Anggur Romeo
  12. Anggur Everest
  13. Anggur Manicure Pingger
  14. Anggur Dixon
  15. Anggur Baikonur
  16. Anggur Veles
  • 10 Jenis Anggur yang paling banyak dibudidayakan di dunia
  1. Moon Drops
  2. Flame Seedless
  3. Red Globe
  4. Kyoho
  5. Delaware
  6. French Mosaic
  7. Sultana
  8. Calmeria
  9. Sweet Jubilee
  10. Champagne

Syarat Tumbuh Tanaman Anggur

Untuk dapat tumbuh optimal tanaman anggur sebaiknya ditanam pada lokasi yang cocok. Jadi, sebelum memulai menanam anggur pastikan lokasi dan lahan anda sudah sesuai dengan syarat tumbuh tanaman anggur berikut ini.

  1. Lokasi: Anggur baik dibudidayakan di daerah dataran rendah dengan ketinggian 25-300 mdpl.
  2. Suhu: Suhu optimalnya adalah 25-31o C.
  3. Kelembaban Udara: Meski baik ditanam didaerah dataran rendah, anggur membutuhkan kelembaban udara 75-80 %, dengan intensitas penyinaran sebanyak 50%–80%.
  4. Curah Hujan: Disarankan memiliki  curah hujan 800 mm/tahun dan 3-4 bulan kering.
  5. pH Tanah: pH tanah yang disukai adalah sekitar 6.
  6. Tipe Tanah: Tipe tanah yang cocok untuk anggur adalah yang bertekstur liat dan liat berpasir (seperti alluvial dan grumosol).

Persiapan Lahan Anggur

Pengolahan lahan sangat penting dilakukan untuk memastikan tanah yang ditanami bibit anggur nantinya sudah cocok. Pengolahan lahan dilakukan dengan menjadikan syarat tumbuh tanaman anggur sebagai patokannya. Adapun cara pengolahan lahan untuk tanaman anggur adalah sebagai berikut:

  1. Cangkul tanah kira-kira sedalam 20CM dan bolak balik. Tujuannya adalah untuk menghilangkan penyakit dalam tanah dengan bantuan sinar matahari. Selain itu tujuan utamanya adalah untuk menggemburkan tanah.
  2. Selanjutnya adalah membuat bedengan yang bisa disesuaikan dengan luas lahan yang sudah dipersiapkan.
  3. Buat lubang tanam pada bedengan yang sudah dibuat dengan ukuran 60 x 60 x 50.
  4. Atur jarak tanam dengan jarak 3 x 3M atau 5 x 4M.
  5. Buat saluran air atau drainase di antara bedengan agar tidak terjadi penggenangan air.
  6. Masukkan 100 Gram Herbafarm Granul ke setiap lubang tanam yang sudah dibuat.
  7. Tunggu 1 minggu dan lahan sudah siap ditanami bibit anggur.

Cara Pembibitan Tanaman Anggur

Pembibitan anggur dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan Generatif dan Vegetatif. Pembibitan secara generatif (Stek, Okulasi, dan cangkok) biasanya lebih banyak dipilih karena lebih praktis. Namun tentunya ini kembali lagi kepada anda. Berikut ini penjelasan kedua jenis teknik pembibitan anggur tersebut.

Pembibitan Secara Generatif

Pembibitan secara generatif atau melalui biji tentunya membutuhkan media penyemaian. Media penyemaian sangat penting untuk diperhatikan karena sangat menentukan berhasil atau tidaknya pembibitan nantinya. Cara mempersiapkan media penyemaian adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan wadah dengan ketinggian 5- 10cm
  2. Masukkan tanah subur dan gembur sekitar 3cm.
  3. Taburkan Herbafarm granul secara merata di atas tanah yang sudah dimasukkan sebelumnya.
  4. Siram hingga basah dan lembab, sebaiknya menggunakan sprayer.
  5. Rawat media semai selama satu minggu dengan cara menyiraminya setiap hari. Tujuannya adalah agar bakteri dalam herbafarm bisa bekerja maksimal. Sebaiknya disiram dengan larutan Herbafarm Cair dengan dosis 1 tutup (10ML) tambah 3-5 liter air.

Tahapan selanjutnya adalah memasukkan biji anggur ke media semai yang sudah disiapkan. Sebelumnya pastikan anda memilih biji anggur dari indukan yang memiliki kualitas yang baik. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut.

  1. Pilih anggur yang sudah matang sempurna dan berasal dari anggur yang berkualtas baik.
  2. Keluarkan biji dari buah anggur
  3. Simpan di luar ruangan untuk dikeringkan
  4. Rendam biji anggur yang sudah kering dengan larutan herbafarm Selama 30 menit. Dosis yang digunakan adalah 10ML untuk 10 Liter air.
  5. Selanjutnya masukkan biji anggur ke media penyemaian yang sudah disiapkan sebelumnya.
  6. Tutup dengan sedikit tanah biji anggur yang sudah dimasukkan ke media penyemaian.
  7. Siram secara berkala dengan menggunakan larutan herbafarm dengan menggunakan dosis 10 ML + 10 Liter air.
  8. Setelah berusia 2 bulan atau sudah memiliki dua tunas, bibit sudah siap dipindahkan ke lahan tanam.

Pembibitan Secara Vegetatif

Teknik pembibitan yang kedua adalah dengan cara stek. Pilihan ini paling banyak dipilih oleh petani anggur karena lebih mudah dan hasilnya lebih identik dengan induknya. Jadi yang perlu diperhatikan adalah pemilihan indukannya.

Beberapa ciri indukan yang dapat dipilih untuk pembibitan:

  1. Bibit berasal dari indukan yang berumur lebih dari 1 tahun
  2. Indukan tanaman merupakan bibit unggul.
  3. Tidak ada ciri-ciri gangguan hama-penyakit.
  4. Memiliki syarat hidup yang sesuai dengan lokasi anda.

Langkah pembibitannya adalah sebagai berikut:

  1. Pilih cabang/ranting tanaman anggur sepanjang 15 cm, yang berasal dari pohon indukan anggur berkualitas.
  2. Buat larutan untuk perendaman dengan dosis 10 ml Pupuk Organik Cair Herbafarm dicampurkan dengan 10 liter air.
  3. Rendam cabang/ranting anggur kedalam larutan tersebut.
  4. Perendaman menggunakan larutan Pupuk Organik Cair herbafarm dilakukan selama 30 menit.
  5. Tanam benih anggur dengan cara: tancapkan cabang anggur tersebut kedalam media semai yang sudah dibuat, tancapkan hingga sedalam >5 cm.
  6. Letakkan bibit semaian ini di tempat teduh yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
  7. Sirami persemaian dengan air secara rutin, minimal sehari sekali.
  8. Benih akan mulai bertunas setelah 1-2 minggu.
  9. Pupuk bibit setiap minggu dengan cara mencampurkan 3 tutup botol (30ml) Pupuk Organik Cair herbafarm kedalam air di tangki semprot berisi 14 Liter air, kemudian semprotkan ke tanaman secara merata.
  10. Terus lakukan pemeliharaan bibit hingga berumur >2 bulan, atau ketika perakarannya mencapai 10 cm, sehat dan sudah menampilan >2 tunas.

Kebutuhan bibit anggur setiap hektarnya, dengan jarak tanam 3×3 cm adalah sebanyak sekitar 900 batang. Sedangkan kebutuhan bibit anggur setiap hektarnya, dengan jarak tanam 5×4 cm adalah sebanyak sekitar 500 batang. Bibit yang sudah memenuhi syarat dengan jumlah yang sesuai dapat langsung dipindah ke media tanam anggur pada lahan besar.

Cara Menanam Anggur

Proses penanaman anggur sama halnya dengan kebanyakan tanaman lainnya. Jika persiapan lahan dan pembibitan sudah dilakukukan dengan benar maka selanjutnya tinggal menanam saja. Adapun langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Persiapkan naungan sementara, bisa jerami atau lainnya.
  2. Buat lubang tanam, sebaiknya ini sudah disiapkan pada saat pengolahan lahan.
  3. Cabut bibit dari media persemaian, pastikan memilih bibit yang sudah siap tanam.
  4. Tanam pada lubang tanam yang sudah disiapkan. Tutup dengan tanah sampai bagian akar tertutup sempurna.
  5. Sirami dengan air secukupnya.

Cara Perawatan Anggur

Bagian paling penting dalam budidaya anggur dan paling menguras tenaga dan waktu adalah proses perawatannya. Perawatan tanaman anggur harus dilakukan dengan tepat agar tanaman tumbuh subur dan terhindar dari penyakit.

  • Penyiraman

Penyiraman pada tanaman muda perlu dilakukan sebanyak 1-2 kali sehari. Sedangkan ketika tanaman sudah dewasa penyiraman dilakukan setiap 2-3 hari sekali. Penyiraman disesuaikan dengan kondisi tanah dan iklim di tempat anda.

  • Pemangkasan

Pemangkasan anggur dilakukan untuk mengendalikan pertumbuhan tanaman, utamanya ketika tanaman mulai produksi. Pemangkasan dilakukan setidaknya 3 minggu -1 bulan sekali. Pemangkasan bertujuan agar cabang dan ranting tidak terlalu banyak, sehingga nutrisi yang diserap dapat berfokus pada perkembangan bunga dan buah.

  • Penyiangan

Penyiangan perlu dilakukan setidaknya 2 minggu sekali. Ini bertujuan agar lahan tanam bebas dari gulma yang berkompetisi terhadap penyerapan nutrisi tanaman. Terlebih, gulma juga bisa menjadi tempat bersembunyinya hama tanaman.

Penggemburan tanah penting dilakukan agar kondisi tanah tetap gembur. Sehingga penyerapan nutrisi oleh akar tanaman lebih mudah, dan pertumbuhan tanaman menjadi lebih optimal. Lakukan penggemburan tanah setidaknya 1 bulan sekali.

  • Pembuatan Rambatan

Jika umur tanaman sudah lebih dari 3 bulan setelah tanam atau pada umur 1 tahun, anda perlu membuat rambatan  untuk menunjang pertumbuhan tanaman anggur. Cara membuatnya adalah sebagai berikut:

  1. Pembuatan rambatan perlu dilakukan dengan menggunakan model para-para.
  2. Pasang tiang para-para sesuai jarak tanam anggur dengan ketinggian 2-3,5 m.
  3. Anda bisa menggunakan anyaman kawat, bilah bambu atau kayu yang kuat, agar dapat menopang anggur dengan baik.
  4. Berikan jarak mata anyaman sekitar 40 cm.

Baca Juga: Cara Mengatasi Hama Dan Penyakit Tanaman Anggur.

Cara Pemupukan Tanaman Anggur

Untuk menunjang pertumbuhan tanaman anggur secara optimal, pemberian pupuk menjadi perhatian yang sangat penting. Pemupukan mulai dari masa pembibitan sampai tanaman mulai berbunga. Pemberian pupuk dilakukan agar tanaman anggur cepat berbuah, tumbuh subur dan terhindar dari serangan hama dan penyakit.

Silahkan Baca Pembahasan Lengkap: Cara Pemupukan Tanaman Anggur Menggunakan Pupuk Herbafarm

Demikian pembahasan tentang Cara Budidaya Tanaman Anggur. Temukan Tips Budidaya Tanaman lainnya. Semoga bermanfaat.