Cara Budidaya Karet Menggunakan Herbafarm

Pohon karet merupakan salah satu jenis tanaman yang juga menarik banyak minat petani. Namun budidaya karet masih jarang dilakukan oleh masyarakat umum karena keterbatasan pengetahuan tentang cara budidaya tanaman tersebut. Karet merupakan komoditas pertanian jenis perkebunan jangka panjang yang hasilnya bisa dinikmati dalam jangka waktu yang lama.

Syarat Tumbuh Tanaman Karet

Sebelum lanjut pada pembahasan tentang teknik budidaya tanaman karet terlebih dahulu harus dipahami syarat tumbuhnya. Apabila karet di tanaman pada lokasi yang tidak sesuai dengan syarat tumbuhnya maka pertumbuhannya tidak akan maksimal dan tentunya akan berdampak pada hasil panennya.

Adapun syarat tumbuh tanaman karet adalah sebagai berikut:

  1. Suhu udara antara 23,5 hingga 27,5 derajat Celcius
  2. Curah hujan per tahun sekitar 1.6000 sampai 2.000 mm
  3. Cukup sinar matahari, yaitu sekitar 6 hingga 8 jam per hari
  4. Kawasan lahan memiliki kelembaban tinggi
  5. Tanah subur, kaya unsur hara dan tidak termasuk jenis tanah bercadas
  6. pH atau tingkat keasaman tanah berada pada kisaran 5 sampai 7
  7. Ditanam pada ketinggian 200 hingga 300 meter diatas permukaan laut

Manfaat Tanaman Karet

Selain syarat tumbuhnya, mengetahui manfaat tanaman karet juga bisa menjadi bahan pertimbangan sebelum budidaya karet. Dengan mengetahui manfaatnya bisa menjadi motivasi kepada petani karet untuk lebih semangat lagi dalam membudidayakan tumbuhan karet.

Adapun manfaat tanaman karet adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai bahan baku untuk industri pembuatan ban
  2. Perbaikan lingkungan
  3. Kayu pohon karet untuk Industri Mebel
  4. Bahan makanan
  5. Produk obat

Cara Budidaya Tanaman Karet Menggunakan Pupuk Organik Herbafarm

Secara umum teknik budidaya tanaman karet pada dasarnya sama saja dengan tanaman lain. Namun tentunya untuk setiap jenis tanaman memiliki perlakukan khusus. Untuk anda yang ingin memulai budidaya tanaman karet sebagai usaha pertanian bisa mengikuti empat langkah berikut ini.

Tahap Pembibitan

Tahap awal proses budidaya tanaman karet adalah pembibitan. Pembibitan karet membutuhkan perhatian khusus agar jenis bibit yang dihasilkan berkualitas baik sehingga bisa tumbuh subur dan mampu berproduksi secara maksimal. Adapun tahap pembibitan tanaman karet adalah sebagai berikut:

  1. Persiapan bibit sebaiknya dilakukan 1,5 tahun sebelum penanaman.
  2. Untuk mendapatkan bibit hasil okulasi yang baik sebaiknya dipilih entres dari kebun entres murni agar nannya dapat menghasilkan tanaman yang seragam dan keberhasilan okulasinya tinggi.
  3. Setelah proses okulasi akan diperoleh bahan tanam karet unggul berupa stum mata dur, stum mini, bibit dalam polibag, atau stum nggi. Untuk tanaman karet, mata entres ini yang merupakan bagian atas dari tanaman dan dicirikan oleh klon yang digunakan sebagai batang atasnya.
  4. Siapkan larutan Herbafarm dengan dosis 1 tutup botol (10 ml) Herbafarm ditambah 5 liter air, disemprotkan untuk 20 polybag
  5. Penanaman bibit tanaman karet harus tepat waktu
  6. Bibit karet yang baik diantaranya memiliki ciri sudah berpayung dua, mata okulasi benar-benar baik dan sudah mulai bertunas, akar tunggang tumbuh baik dan mem- punyai akar lateral dan bebas dari penyakit.
  7. Dengan jarak tanam 7 m x 3 m (untuk tanah landai), diperlukan bibit tanaman karet untuk penanaman sebanyak 476 bibit, dan cadangan untuk penyulaman sebanyak 47 (10%) sehingga untuk seap hektar kebundiperlukan sebanyak 523 batang bibit karet.

Tahap Persiapan Lahan

Tahapan selanjutnya adalah persiapan lahan. Proses persiapan lahan juga menjadi bagian penting dari budidaya tanaman karet karena proses ini akan menentukan kesiapan lahan tanam. Lahan tanam yang baik adalah lahan tanam yang memenuhi syarat tumbuh tanaman karet.

Adapun langkah persiapan lahan untuk penanaman karet adalah sebagai berikut:

  1. Lahan diolah sebaik mungkin, dibersihkan dari semak-semak dan rumput rumput liar.
  2. Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm, 1 bulan sebelum bibit tanam dengan jarak 7 x 3 m membentuk barisan lurus.
  3. Pada waktu membuat lubang, tanah bagian atas diletakkan di sebelah kiri dan tanah bagian bawah diletakkan di sebelah kanan.
  4. Masukkan pupuk pupuk Herbafarm Granul 120 gr ditambah kompos 3 kg untuk seap lubang.
  5. Penanaman kacangan penutup tanah sebelum bibit karet mulai ditanam dengan tujuan untuk menghindari kemungkinan erosi, memperbaiki struktur fisik dan kimia tanah, mengurangi pengupan air, serta untuk membatasi pertumbuhan gulma.
  6. Masukkan larutan Herbafarm dengan dosis 10 tutup botol (100 ml) Herbafarm ditambah 25 liter air untuk 25 lubang tanam.
  7. Lubang tanam ditutup kembali dengan sebagian tanah bagian bawah.

Tahap Penanaman

Pada dasarnya proses penanaman tanaman karet sama saja dengan penanaman pohon keras atau tanaman jangka panjang lainnya. Yang perlu diperhatikan adalah waktu penanaman dan juga jumlah pohon yang ditanam berdasarkan luas lahannya.

  1. Masukkan bibit ke dalam lubang dengan ha-ha dan buka kantong plask.
  2. Lubang dimbun dengan tanah bagian bawah dahulu kemudian tanah bagian atas.
  3. Penanaman sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan.
  4. Estimasi jumlah tanaman karet per hektar ± 500 pohon.

Pemeliharaan Tanaman

Sama halnya dengan jenis tanaman lain, karet juga membutuhkan perawatan agar dapat tumbuh subur. Langkah-langkah perawatan tanaman karet mulai dari proses pemindahan ke lahan tanam sampai mulai produksi adalah berikut ini!

  • Lakukan penyulaman untuk menggan tanaman yang ma dengan tanaman baru yang seumur dengan tanaman yang mati.
  • Cadangan bibit untuk penyulaman terus dipelihara sampai dengan umur 3 tahun.
  • Penyiangan gulma dilakukan seap 1 bulan sekali.
  • Lakukan perawatan dan perbaikan parit drainase.
  • Siramkan larutan Biofarm dengan dosis dan jangka waktu sesuai dengan usia tanaman sebagai berikut:
  1. Usia tanaman < 1 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 3 tutup botol (30 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air seap pohon. Penyiraman dilakukan pada bulan 1, 2, 3, 6 dan selanjutnya seap 3 bulan sekali.
  2. Usia tanaman 1-3 tahun, siramkan larutan Herbafarm pada bagian bawah tanaman dengan dosis 5 tutup botol (50 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air seap pohon. Penyiramandilakukan ap 3 bulan sekali.
  3. Usia tanaman 3-5 tahun, siramkan larutan Herbafarm dengan dosis 5-7 tutup botol (50-70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air seap pohon. Penyiraman dilakukan seap 3 bulan sekali.
  4. Usia tanaman > 5 tahun, siramkan larutan Herbafarm dengan dosis 7 tutup botol (70 ml) Herbafarm ditambah 1 liter air seap pohon. Penyiraman dilakukan seap 6 bulan sekali dan disiramkan diperingan kira-kira 1 meter dari pangkal pohon.
  • Penggunaan pupuk kompos sebaiknya diulang setiap tahun dengan cara membuat lubang melingkar di tanah dengan jarak sebagai berikut:
  1. Usia tanaman < 3 tahun, jarak lubang ± 0,5 m dengan lebar ± 20 cm, membutuhkan 5 kg pupuk kompos.
  2. Usia tanaman 3-5 tahun, jarak lubang ± 1 m dengan lebar ± 25 cm, membutuhkan 10 kg pupuk kompos.
  3. Usia tanaman > 5 tahun, jarak lubang ± 1,5 m dengan lebar ± 20 cm, membutuhkan 15 kg pupuk kompos.

Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Kentang Menggunakan Pupuk Herbafarm

Demikianlah informasi tentang cara budidaya tanaman karet menggunakan pupuk organik Herbafarm. Semoga bermanfaat!