Cara Budidaya Mangga Agar Berbuah Lebat

Cara Budidaya Mangga. Hampir bisa dipastikan bahwa semua orang suka makan buah mangga. Mangga memiliki rasa dan aroma tersendiri sangat menggugah selera untuk menikmatinya. Selain itu buah yang satu ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.

Oleh karena itu budidaya tanaman mangga memiliki potensi bisnis yang sangat bagus. Jadi, jika anda memiliki lahan yang cukup untuk skala agrobisnis bisa mempelajari hal penting yang dibutuhkan dalam budidaya mangga.

Syarat Tumbuh Tanaman Mangga

Hal pertama yang harus diketahui oleh petani sebelum budidaya tanaman mangga adalah syarat tumbuhnya. Hal ini penting untuk memastikan bahwa lokasi budidaya yang dipilih nantinya sudah sesuai. Jika tidak, maka pertumbuhan pohon mangga tidak akan maksimal yang akan berdampak pada jumlah produksi.

  • Jenis Dan pH Tanah

Tanaman mangga membutuhkan jenis tanah yang subur dan gembur untuk dapat tumbuh secara optimal. Sedangkan nilai pH tanah yang cocok berada pada kisaran 5-6,5. Akan lebih baik jika lahan budidaya memiliki kandungan bahan organik tinggi.

  • Ketinggian Lokasi

Meski dapat tumbuh pada berbagai jenis lokasi namun idealnya tanaman mangga cocok pada ketinggian 300 – 500 Mdpl. Pada lokasi dengan ketinggian lebih atau kurang, mangga tetap bisa tumbuh tapi tingkat produktivitasnya akan berbeda.

  • Iklim Dan Suhu

Tanaman mangga akan tumbuh dengan baik di Indonesia karena memiliki masa kering 3-4 bulan. Namun perlu diketahui bahwa mangga membutuhkan temperature berkisar 24 -27 Derajat Celcius. Pada suhu di atas atau di bawah temperatur tersebut tetap dapat tumbuh tapi kurang optimal.

Bagaimana, apakah lokasi anda cocok? Ayo, lanjut lagi pada pembahasan berikutnya.

Cara Pembibitan Mangga

Gambar Hanya Ilustrasi

Bibit mangga memegang peranan penting dalam keberhasilan budidaya. Mulai dari jenis bibit yang akan dipilih sampai perlakukan pada bibit tersebut sebelum masuk ke lubang tanam. Langsung saja simak ulasannya.

  • Pilih Bibit Unggul

Budidaya tanaman mangga dalam skala agrobisnis tentunya membutuhkan bibit unggul. Hal ini perlu dilakukan agar tanaman mangga nantinya bisa tumbuh subur, kebal terhadap penyakit, dan paling penting adalah kualitas buahnya.

Bibit unggul bisa didapatkan dari buah indukan buah mangga yang sehat. Biji mangga yang akan dijadikan bibit harus berasal dari buah mangga yang matang sempurna di pohonnya. Tahap pengambilan bibit dimulai dengan memisahkan biji dan daging mangga. Kemudian dibersihkan dengan air. Selanjutnya dikeringkan tanpa paparan sinar matahari langsung. Setelah biji benar-benar kering baru disemaikan.

  • Semaikan Bibit Mangga

Proses penyemaian bibit mangga dimulai dengan melakukan perendaman dengan larutan pupuk herbafarm cair. Tujuannya adalah untuk mencegah penyakit tular benih. Adapun tahapannya adalah sebagai berikut:

  1. Siapkan benih mangga yang sudah direndam larutan pupuk herbafarm cair.
  2. Siapkan lahan persemaian berupa tanah gembur dan subur, sebaiknya campurkan dengan pupuk herbafarm granul.
  3. Siram tanah persemaian hingga basah dan lembab.
  4. Tanam biji mangga dengan bagian perut menghadap ke bawah.
  5. Lakukan penyiraman secara berkala menggunakan larutan herbafarm cair.

Catatan: Jika anda ingin melewatkan proses pembibitan, anda bisa membeli bibit yang sudah siap tanam. Anda jika bisa menggunakan teknik pembibitan dengan cara okulasi atau cangkok.

Cara Menanam Mangga

Setelah proses pembibitan dilakukan maka hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya mangga berikutnya adalah proses penanaman. Proses ini dimulai dari pengolahan tanah, pengaturan jarak tanaman, dan cara menanam.

  • Pengaturan Jarak Tanam

Jarak tanam untuk mangga idealnya adalah 10 x 10 M atau 12 x 12 M. Semakin lebar jarak tanam maka akan semakin terjaga pula tingkat kelembabannya.

  • Cara Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah untuk tanaman mangga adalah dengan mempersipakan lubang tanam. Lubang tanam sebaiknya disiapkan 1 bulan sebelum memasuki musim penghujan. Lubang tanam digali dengan ukuran 1 x 1 x 1 M pada tanah keras. Sementara untuk tanah gembur cukup dengan ukuran 60 x 60 x 60 cm.

Setelah selesai menggali lubang tanam, selanjutnya memberikan pupuk dasar yaitu herbafarm granul dengan dosis 100 Gram per lubang tanam. Selanjutnya ditutup dengan tanah setelah 3cm.

  • Cara Menanam Mangga

Proses penanaman bibit mangga sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari. Cara menanamnya harus dilakukan dengan hati-hati. Pada saat mengambil bibit pastikan semua akar yang ikut terangkat, tidak putus. Letakkan secara perlahan pada lubang tanam dan timbung dengan tanah. Sangat disarankan proses penanaman dilakukan pada awal musim hujan.

Cara Pemupukan Tanaman Budidaya Mangga

Tanaman mangga membutuhkan nutrisi yang cukup untuk dapat tumbuh secara optimal. Oleh karena itu pemberian pupuk secara berkala sangat dibutuhkan. Sebaiknya gunakan pupuk organik Herbafarm agar kebutuhann nutrisi organik dapat terpenuhi dengan baik.

Silahkan Baca: Cara Pemakaian Pupuk Herbafarm Untuk Tanaman Mangga.

Cara Perawatan Tanaman Mangga

Seharusnya pemupukan merupakan bagian dari pembahasan tentang cara perawatan tanaman mangga. Tetapi karena pemupukan mangga menggunakan herbafarm membutuhkan penjelasan tersendiri. Maka pada bagian perawatan ini hanya akan membahas tentang penyulaman, penyiraman, penyiangan dan pemangkasan saja.

  • Penyulaman

Penyulaman harus segera dilakukan apabila ada tanaman mangga yang mati. Oleh karena itu pada saat melakukan pembibitan atau pembelian bibit harus dipersiapkan bibit cadangan. Tentunya ini bisa dihitung dari luas lahan dan pengaturan jarak tanam.

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan apabila terjadi musim kemarau panjang lebih dari tiga bulan. Atau kondisi media tanam sudah terlalu kering. Penyiraman sangat penting dilakukan pada awal penanaman, karena bibit baru tanam sangat membutuhkan air yang cukup.

  • Penyiangan

Penyiangan dilakukan apabila gulma di sekitar area pengakaran sudah sangat banyak. Keberadaan gulma bisa mempengaruhi pertumbuhan mangga. Gulma akan berkompetisi dengan tanaman mangga untuk mendapatkan nutrisi dalam tanah. Apalagi untuk bibit mangga yang baru ditanaman.

  • Pemangkasan

Pemangkasan dahan dan ranting mangga sangat perlu dilakukan secara berkala. Apalagi menjelang proses berbunga atau jika terjadi serangan hama atau penyakit.

Silahkan Baca: Jenis Hama Dan Penyakit Tanaman Mangga Dan Cara Mengatasinya.

Masa Panen Mangga

Tanaman mangga biasanya mulai berbuah pada usia 3-4 tahun setelah tanam. Musim buah mangga biasanya terjadi pada bulan agustus sampai desember. Untuk panen buah mangga sendiri sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan pasar.

Panen bisa dilakukan saat masih muda, Mengkal dan Matang. Untuk kebutuhan bisnis (dijual) panen mangga sebaiknya dilakukan pada saat buah mangga sudah cukup tua. Ini bisa ditandai ketika kulit mangga sudah berwarna hijau tua kebiruan. Untuk konsumsi sendiri silahkan tunggu sampai matang di pohon.

Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Anggur Agar Berbuah Lebat.

Demikian pembahasan tentang cara budidaya tanaman mangga. Teknik budidaya ini dapat diaplikasikan untuk skala agrobisnis ataupun untuk kebutuhan dipekarangan rumah.