Kategori Tips Budidaya

Cara Budidaya Terong Menggunakan Herbafarm

Terong atau terung adalah jenis tanaman yang berasal dari Srilanka dan India. Tanaman ini merupakan jenis penghasil buah yang dijadikan sebagai sayuran. Terong merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak diminati masyarakat Indonesia. Jenis pengolahannya sangat beragam. Maka tidak heran ketika peluang Agrobisnis tanaman terong ini sangat menjanjikan sehingga banyak petani yang ingin belajar cara budidaya.

Jenis Terong

Sebelum lanjut ke cara budidaya tanaman terong, terlebih dahulu mengetahui jenis terong yang akan ditanam. Terong memiliki beberapa jenis yang tentunya berbeda-beda baik dari segi ukuran rasa dan juga harga jual pastinya.

  1. Terong Ungu
  2. Terong Hijau
  3. Terong Bulat
  4. Terong Putih
  5. Terong Telunjuk
  6. Ranti
  7. Terong Belanda

Manfaat Terong

Salah satu alasan kenapa terong begitu diminati masyarakat sebagai sayuran adalah kandungan atau manfaat yang bisa didapatkan. Adapun manfaat dari mengkonsumsi terong adalah sebagai berikut:

  1. Membantu mengatasi asam lambung
  2. Mencegah penuaan dini
  3. Menjaga kesehatan sistem pencernaan
  4. Meningkatkan ketajaman bola mata
  5. Mencegah diabetes
  6. Meningkatkan fungsi otak
  7. Mencegah osteoporosis
  8. Menguatkan tulang, otot dan sendi
  9. Membantu memelihara kesehatan jantung
  10. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  11. Mencegah kanker
  12. Menurunkan tekanan darah tinggi
  13. Menurunkan berat badan
  14. Mencegah penyakit alzheimer
  15. Baik untuk ibu hamil
  16. Membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL)
  17. Meningkatkan kesehatan kulit
  18. Membuat kulit lebih lembut dan bercahaya
  19. Mencegah anemia
  20. Terhindar dari stroke

Cara Budidaya Terong Menggunakan Pupuk Herbafarm

Untuk anda yang ingin budidaya tanaman terong dengan cara organik menggunakan pupuk herbafarm. Silahkan ikuti langkah-langkah berikut ini.

Masa Perendaman Biji Terong

Pastikan anda sudah mendapatkan biji (bibit) terong terbaik sesuai dengan jenis terong yang akan anda tanam. Jika sudah tinggal ikuti langkah berikut ini.

  1. Biji direndam dengan media kertas koran, taruh dengan tengah koran, lalu siram menggunakan Herbafarm dengan campuran 2 tutup botol Herbafarm ditambah 5 liter air2.
  2. Sesudah kering siram kembali menggunakan Herbafarm, keringkan kembali.
  3. Siram kembali selama 3 hari sampai terong keluar kecambahnya.

Masa Pengolahan Tanah

Sambil menunggu proses pengecambahan biji terong silahkan lakukan pengolahan tanah. Teknik pengolahan tanah dengan menggunakan pupuk organik Herbafarm adalah sebagai berikut:

  1. Lahan diolah kemudian dibuat guludan atau bedengan
  2. 3 hari kemudian aplikasikan Herbafarm dengan dosis 10 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air diaplikasikan untuk lahan seluas 500M.
  3. 3 hari kemudian tanah yang sudah diolah siap ditanam

Masa Penyemaian

Selanjutnya jika bibit terong sudah mulai keluar kecambah maka masuk pada tahap penyemaian. Tahapan penyemaian adalah sebagai berikut:

  1. Biji Terong yang sudah keluar kecambahnya dimasukkan ke dalam polybag yang berisi 50% tanah, 50 % pupuk kompos lalu campur hingga rata.
  2. Biji cabe di polybag yang sudah bertunas disemprot dengan pupuk Herbafarm dengan ukuran 3 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air.

Masa Tanam dan Pemeliharaan Tanaman Terong

Bagian terpenting dari proses budidaya tanaman terong adalah masa perawatan. Oleh karena itu pemberian nutrisi untuk tanaman harus tercukupi. Adapun teknik pemeliharaan tanaman menggunakan herbafarm adalah sebagai berikut:

  1. 7 hari setelah tanam aplikasikan pupuk Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m.
  2. 14 hari setelah tanam aplikasikan pupuk Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m.
  3. 21 hari setelah tanam aplikasikan pupuk Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m.
  4. 28 hari setelah tanam aplikasikan pupuk Herbafarm dengan dosis 3 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m.
  5. Setelah bulan kedua aplikasi dilakukan 2 minggu sekali menggunakan pupuk Herbafarm dengan dosis 5 tutup botol Herbafarm ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500 m.

Catatan

Untuk lahan sempit atau budidaya di pekarangan rumah dosis disesuaikan dengan jumlah kebutuhan dengan melihat perhitungan secara proporsional di atas.

Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Sawi Menggunakan Pupuk Herbafarm

Demikianlah cara budidaya tanam terong menggunakan pupuk organik Herbafarm, semoga bermanfaat.