Kategori Pupuk Tanaman

Cara Menanam Bawang Putih Agar Hasil Panen Maksimal

Cara Menanam Bawang Putih. Bawang putih adalah tanaman yang masuk dalam jenis Genus Allium ( buah umbinya yang dikonsumsi), selain itu bawang putih juga sudah lama dikenal serta digunakan didaerah laut tengah dan menjadi bumbu masak di Asia Afrika serta Eropa sejak 7.000 tahun yang lalu.

Peluang agrobisnis bawang putih tentunya sangat besar karena menjadi kebutuhan bumbu dapur setiap hari. Begitu banyak makan yang membutuhkan bawang putih bukan hanya makan di rumah tetapi dari warung sampai restoran.

Cara Menanam Bawang Putih Dengan Menggunakan Pupuk Herbafarm

Untuk anda yang tertarik untuk memulai budidaya bawang putih. Silahkan simak setiap langkahnya berikut ini.

Waktu Penanaman

Bawang putih merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki keunikan tersendiri. Bawang putih akan menghasilkan kualitas umbi yang baik jika dibudidayakan pada musim kemarau. Meskipun pada dasarnya tanaman ini membutuhkan banyak air untuk tumbuh tetapi tidak bisa kalau tanahnya terlalu becek karena bisa merusak kualitas umbi.

Pemilihan Bibit

Tahap selanjutnya adalah pemilihan bibit bawang putih. Sebagai pemula tentunya harus memahami terlebih dahulu seperti apa bibit bawang putih yang baik untuk ditanam. Berikut ini adalah ciri-cirinya.

  1. Bibit bersih dari kotoran
  2. Bibit berwarna putih bersih
  3. Bibit memiliki ukuran yang seragam

Setelah anda mendapatkan bibit berkualitas maka selanjutnya adalah pengolahan lahan untuk media penanaman.

Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dilakukan untuk membersihkan tanah dari sisa-sisa tumbuhan. Melakukan penggemburan tanah dengan cara membajak. Membuat bedengan untuk penanaman dan drainase. Pada proses pembajakan untuk menggemburkan tanah bisa ditambahkan Herbafarm Granul untuk memperbaiki kondisi tanah.

Penanaman Benih

Proses menanam bawang putih perlu perhatian khusus karena bisa berdampak pada pertumbuhan dan perkembangannya nanti. Bawang putih dibenamkan ke dalam tanah sekitar 3cm. Untuk jarak tanam bisa menggunakan jarak 20cm antar lubang tanam.

Pemberian Mulsa

Pemberian mulsa dilakukan untuk menjaga agar tumbuhan liar tidak mengganggu pertumbuhannya. Namun perlu diperhatikan bahwa pemberian mulsa hanya dapat dilakukan jika masa penanaman dilakukan pada musim kemarau. Jika penanaman dilakuakan pada musim hujan sangat tidak dianjurkan menggunakan mulsa karena akan berpengaruh pada tingkat kelembaban tanah.

Pengairan

Tanaman bawang putih sangat tidak dianjurkan untuk disemprot secara langsung. Maka drainase sangat penting bagi tanaman bawang putih. Pengairan dilakukan dengan mengalirkanair melalui drainase. Pemberian air bisa dilakukan secara periodik tergantung kondisi waktu penanaman. Ketika musim hujan maka tidak perlu melakukan pengairan.

Pengairan sebaiknya dihentikan ketikan tanaman bawang putih memasuki masa pembentukan umbi atau sekitar 10 Hari menjelang panen.

Pemupukan

Pemupukan dilakukan secara berkala dengan menggunakan pupuk Herbafarm Cair. Pemberian pupuk dilakukan dengan cara penyemprotan. Teknik penyemprotan pada bawang putih dilakukan dengan mengatur posisi penyemprotan sampai pada batas paling kecil yaitu air yang keluar dari mata semprot seperti uap.

Periode pemupukan dilakukan saat tanaman berusia 7, 14,21,28, 42, dan 56 hari dengan dosis 3 tutup botol per tangki 14 liter air. 1 tangki dapat digunakan untuk pemupukan lahan seluas 500M2.

Masa Panen

Masa panen dilakukan pada saat tanaman bawang putih berusia 90 hari. Tanda-tanda tanaman sudah bisa panen yaitu daun sudah mulai berwarna kuning dengan tingkat kelayuan sekitar 60%. Waktu panen juga bisa tergantung dari jenis bibit yang digunakan serta intensitas pemupukan. Artinya bahwa masa panen bisa lebih lambat.

Demikian informasi tentang Cara Menanam Bawang putih untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Silahkan baca artikel tentang teknik Budidaya lainnya. Salam sukses petani organik Indonesia.