Cara Menanam Buah Naga Tutorial Lengkap

Cara Menanam Buah Naga. Salah satu komoditas pertanian yang sangat potensial dalam agrobisnis adalah buah naga. Jenis tanaman yang satu ini mendapatkan banyak peminat beberapa tahun terakhir. Banyak masyarakat Indonesia yang menjadikannya sebagai salah satu buah pavorit. Selain rasanya yang enak dan bisa diolah ke dalam berbagai bentuk makanan buah naga juga memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan dan kecantikan.

Jenis Buah Naga

Sebelum ke cara budidaya tanaman buah naga, terlebih dahulu harus diketahui jenis buah naga. Jenis buah naga dapat dibedakan berdasarkan warna.

Di Indonsia terdapat 6 jenis buah naga yaitu merah, putih, super merah, orange, kuning dan hitam. Petani di Indonesia kebanyakan menanam buah naga berwarna merah dan putih. Namun buah naga yang paling mahal dipasaran adalah buah naga berwarna kuning. Tetapi tidak perlu khawatir apapun jenisnya, budidaya buah naga selalu menguntungkan.

Silahkan baca: 6 Jenis Buah Naga Berdasarkan Bentuk Buahnya.

Syarat Tumbuh

Meskipun buah naga dapat tumbuh dengan baik di Indonesia yang beriklim tropis, tetapi tetap perlu diperhatikan syarat tumbuh buah naga. Hal ini penting agar tidak mengalami kegagalan dalam budidaya nantinya. Buah naga tumbuh dengan baik pada dataran tinggi sekitar 20-200 MDPL (Meter diatas permukaan laut).

Tanaman buah naga membutuhkan tanah yang bertekstur gembur, memiliki kandungan bahan organik tinggi, mengandung unsur hara yang lengkap serta pH Tanah sekitar 5-7. Selain itu perlu juga diperhatikan ketersediaan air dan cahaya sinar matahari.

Cara Menanam Buah Naga

Lalu selanjutnya adalah tentang cara menanam buah naga. Langkah penanaman buah naga adalah sebagai berikut:

Pengolahan Tanah

Pengolahan tanah dilakukan dengan tujuan menggemburkan tanah. Proses pengolahan lahan ini bisa dicampurkan dengan pupuk kandang/ pupuk kompos dengan pupuk Herbafarm Granul. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanah, menyeimbangkan pH tanah, menghilangkan jamur yang bisa menjadi hama tanaman. 15 Setelah pemberian pupuk kandang/ kompos dan granul baru kemudian dilakukan penanaman bibit.

Membuat Tiang Penyangga

Selanjutnya adalah membuat dan memasang tiang penyangga diatas lahan yang sudah diolah sebelumnya. Tiang bisa dibuat dari kayu, aluminium dan beton. Ukurannya adalah 10x10cm dengan tinggi setelah ditancapkan adalah 1 meter. Pada bagian ujung atas tiang penyanggah dibuatkan lingkaran, bisa dibuat dari besi atau ban bekas. Tujuanny adalah untuk menyanggah cabang agar tidak patah.

Pemasangan tiang penyangga dilakukan dengan jarak 2,5 x 3 meter. Sehingga dalam lahan seluas 1 Hektar dibutuhkan 200 batang penyangga.

Buatkan Drainase

Buah naga membutuhkan banyak air karena tidak bisa tumbuh dengan baik pada kondisi kering. Namun tidak baik juga ketika tergenang. Oleh karena itu perlu dibuatkan drainase atau parit disekitar area yang akan ditanami sehingga kelebihan air bisa dialirkan ke tempat lain.

Pembibitan

Jika anda pertama kali melakukan budidaya semangka tentunya belum punya indukan sendiri. Oleh karena itu sangat penting untuk memastikan jenis bibit yang anda beli adalah bibit dengan kualitas yang baik. Akan lebih baik jika anda berkunjung langsung ke lahan tempat pengambilan bibit.

Ciri-ciri bibit buah naga yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Bertunas minimal empat
  2. Umur bibit sudah 2 bulan atau lebih
  3. Tinggi bibit (termasuk tunas baru) minimal 50cm, lebih bagus lagi kalau 80cm
  4. batang hijau sehat, tidak ada tanda-tanda penyakit
  5. Tanya penjualnya, induknya sudah berbuah berapa kali, induk yang baik sudah berbuah minimal 3 kali
  6. Jika anda membeli via Marketplace seperti tokopedia,Bukalapak, Lazada, atau shopee pastikan membaca review pembeli sebelumnya.

Setelah anda mendapatkan bibit dengan kualitas baik. Sebaiknya anda rendam terlebih dahulu bibit tersebut dengan pupuk Herbafarm cair selama 15-30. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tahan bibit tersebut dari serangan hama dan menghindari kematian usia pembibitan.

Ada dua cara membuat bibit, yaitu dengan cara generatif (dari biji) dan vegetatif (stek) .

Kami menyarankan memilih cara vegetatif (stek) karena hasilnya sudah pasti sama dengan induknya dan berbuahnya cepat. Anda tinggal memilih induk yang bagus dan merawat bibit itu. Kalau cara generatif, selain hasilnya bisa berbeda dengan induk, diperlukan tempat penangkaran khusus, ini jarang yang melakukan.

Mulai Penanaman

Setelah bibit siap tanam maka selanjutnya adalah melakukan penanam pada lahan yang sudah disiapkan. Penanaman dilakukan disekitar batang tiang penyangga yang sudah disiapkan. Jumlah bibit yang ditanam untuk setiap batang penyangga tergantung besarnya batang penyangga yang dibuat.

Jika batang penyangga yang dibuat berukuran 10x10cm, maka bisa ditanami sampai 4 bibit. Sehingga lahan 1 hektar membutuhkan 800 pohon bibit. Artinya bahwa persiapan bibit yang harus disiapkan adalah 880.000 pohon dengan perhitungan angka kematian 10%. Jadi, 80 bibit pohon disiapkan untuk penyulaman.

Lubang tanam yang perlu dipersiapkan berukuran 60x60cm dengan kedalaman 25cm. Sebelum ditanaman bisa ditambahkan terlebih dahulu pupuk organik granul sebanyak 1 sendok makan per lubang tanam atau disiram dengan larutan herbafarm cair 1 tutup botol dicampur 5 liter air dengan 1 lubang tanam 1 liter larutan tersebut.

Setelah penanaman jangan lupa ikat bibit buah naga tersebut pada tiang penyanggah yang sudah dipersiapkan.

Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Porang.

Pemeliharaan Tanaman

Sukses atau tidaknya budidaya tanaman buah naga tentunya tidak terlepas dari perawatan tanaman itu sendiri. Maka pada bagian perawatan ini sangat perlu diperhatikan dengan baik. Adapun bagian dari perawatan tanaman adalah sebagai berikut.

  • Pengairan

Pengairan harus diperhatikan dengan baik untuk menjaga kondisi tanah tetap gembur dan subur. Maka penyiraman harus dilakukan secara berkala. Selain itu perawatan drainase perlu diperhatikan agar tidak terjadi genangan air pada musim hujan. Genangan air dapat menyebabkan tanaman menjadi busuk dan mati.

  • Pemupukan

Pemberian pupuk secara berkala juga sangat penting dilakukan. Anda bisa menyemprotkan pupuk Bio Organik Herbafarm cair setiap 1 bulan sekali. Tujuannya adalah untuk meningkatkan daya tahan terhadap serangan hama, merangsang pertumbuhan dan pembuahan.

  • Pemangkasan

Lakukan pemangkasan pada batang utama (primer) apabila tinggi tanaman melebihi tiang penyanggah (sekitar 2 m) dan sisakan 2 cabang sekunder, kemudian pangkas lagi masing-masing cabang sekunder tersebut dan tumbuhkan 2 cabang tersier yang fungsinya adalah sebagai cabang produksi.

Masa Panen

Lakukan panen buah naga pada waktu yang tepat agar tidak terlalu matang atau masih mudah. Hal ini akan sangat berpengaruh pada kualitas buah yang dihasilkan nantinya.

Ciri-ciri buah naga yang siap panen adalah sebagai berikut:

  1. Buah naga dapat dipetik setelah 50-55 hari setelah muncul bunga.
  2. Kulit buah mengkilat dengan adanya perubahan warna dari hijau menjadi merah.
  3. Pada mahkota buah ukurannya mulai mengecil.
  4. Pada kedua ujung pangkal buah menjadi kering dan keriput.
  5. Buah naga berukuran besar dan bulat sempurna dengan berat diperkirakan antara 400-600 gram.

Demikian informasi tentang cara menanam buah naga agar tanaman tumbuh subur dan hasil panen maksimal. Semoga informasi ini membantu. Silahkan baca teknik budidaya tanaman lainnya pada halaman Cara Budidaya Tanaman.

Sampai ketemu pada tulisan berikutnya. Salam sukses petani organik Indonesia.