Cara Menanam Jagung Manis Agar Berbuah Besar

Cara Menanam Jagung Manis. Salah satu potensi agrobisnis yang cukup menjanjikan adalah jagung manis. Kebutuhan masyarakat akan salah satu jenis tanaman pangan ini sangat tinggi. Selain itu untuk bisa mengkonsumsi jagung manis bisa dilakukan dengan mudah yaitu dengan cara direbus atau dibakar.

Harga jual tinggi juga menjadi salah satu alasan kenapa peluang agrobisnis jagung manis banyak dilirik petani. Jika anda juga tertarik untuk budidaya jagung manis maka silahkan ikuti langkah-langkah cara menanam jagung manis berikut ini.

Cara Menanam Jagung Manis

Cara menanam jagung manis memiliki empat tahapan penting yaitu pengolahan lahan, pembibitan, penanaman dan perawatan. Keempat tahapan tersebut akan dijelaskan pada pembahasan dibawah ini secara berurutan.

Pengolahan Lahan

Sebelum lanjut tentang bagaimana cara pengolahan lahan untuk media tanam jagung manis. Perlu diketahui terlebih dahulu tentang syarat tumbuh jagung manis. Adapun syarat tumbunya adalah sebagai berikut.

Tanaman Jagung memiliki tingkat adaptasi yang tinggi. Di Indonesia jagung manis bisa dibudidayakan mulai dari dataran rendah hingga pengunungan dengan ketinggian 1.800 meter dpl bahkan dibelahan dunia lain bisa tumbuh pada 3.000 meter dpl. Suhu optimum untuk pertumbuhan jagung manis adalah 21-27oC, pada masa perkecambahan benih 23-27oC. Secara teori budidaya jagung manis bisa tumbuh di atas tanah dengan tingkat keasaman 5-8 pH.

Pengolahan lahan untuk penanam jagung manis dilakukan dengan cara berikut ini.

  1. Lahan dicangkul terlebih dahulu sebelum digunakan, agar tanah menjadi lebih gembur. Setelah dicangkul, diamkan tanah selama kurang lebih 5-7 hari untuk dianginkan.
  2. Bersihkan gulma yang ikut menempel pada tanah.
  3. Jika lahan yang Anda gunakan adalah lahan bekas sawah, maka Anda dapat langsung menanami benih jagung manis tersebut, dan pastikan Anda membuat drainase dengan baik agar lahan tidak tergenang air atau bisa juga Anda menggunakan sistem bedengan. untuk membantu sistem drainase pada lahan. Bedeng dapat dibuat dengan lebar kurang lebih satu meter, dan panjang antara 20-30 cm.
  4. Buat lubang tanam tugalan dengan kedalaman kurang lebih 5 cm, dan pastikan untuk mengatur jarak antara satu lubang dengan lubang yang lain. Jarak ideal untuk menanam benih jagung manis kurang lebih antara 50-70 cm antar lubang agar tanaman jagung dapat berkembang lebih baik. Secara teori, idealnya untuk satu hektar lahan dapat menghasilkan 34.000-36.000 tanaman.
  5. Semprotkan larutan herbafarm cair dengan dosis 10 tutup botol dengan ditambah 14 liter air untuk lahan seluas 500M2.

Pemilihan Bibit Jagung Manis

Pemilihan benih jagung ini sangat berpengaruh terhadap hasil yang diperoleh nantinya. Benih jagung yang dipilih harus merupakan benih jagung yang sehat, tidak mengandung penyakit, dan berkualitas. Jika anda seorang petani jagung pemula, anda dapat mencoba memilih benih jagung manis dari petani jagung yang sudah professional dan sudah berpengalaman dalam hal budidaya jagung. Selain itu anda juga dapat membeli di toko pertanian terdekat atau belanja online melalui marketplace seperti tokopedia, lazada, shopee, atau bukalapak.

Setelah mendapatkan bibit jagung manis maka langkah selanjutnya adalah proses pengecambahan. Rendam bibit dengan pupuk Bio Organik Cair Herbafarm dengan dosis 2 tutup botol ditambah dengan liter air selama 30 menit.

Cara Penanaman

selain dari cara penanaman tentunya yang perlu diperhatikan adalah waktu penanaman. Sebaiknya jagung manis ditanam diawal musim penghujan sehingga ketersediaan air bisa mencukupi kebutuhan untuk pertumbuhan jagung manis. Namun jika anda ingin menanam di musim kemarau pastikan anda memiliki sumber air yang bisa dialirkan ke lahan atau melakukan penyiraman secara berkala.

Penanaman dilakukan dengan memasukkan 2 atau 3 bibit jagung manis ke dalam lubang yang telah disiapkan. Selanjutnya ditutup dengan tanah yang ada disekitar lubang.

Perawatan Tanaman Jagung Manis

Budidaya tanaman jagung manis juga membutuhkan perawatan khusus. Pada bagian perawatan ini ada beberapa hal yang perlu dilakukan yaitu sebagai berikut.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan dengan menggunakan pupuk Herbafarm cair dengan cara penyemprotan. Dosis yang digunakan adalah 5 tutup botol herbafarm ditambah dengan 14 liter air pertangki untuk lahan 500M2.

Pemupukan dilakukan setiap minggu untuk bulan pertama dan setiap dua minggu untuk bulan kedua. atau bisa disesuaikan dengan kebiasaan petani yaitu dua kali pemupukan permusim.

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan apabila kondisi tanah sangat kering atau penanaman jagung manis dilakukan pada musim kemarau. Jika dilakukan pada awal musim penghujan maka tidak diperlukan penyiraman. Yang perlu diperhatikan adalah drainase untuk memastikan air tidak tergenang disekitar pohon jagung manis.

  • Pemberantasan Hama dan Gulma

Perawatan yang paling berat mungkin adalah pemberantasan hama atau gulma yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Maka perlu perhatian khusus untuk memastikan tanaman jagung manis tumbuh dengan subur.

Pemberantasan hama bisa dilakukan dengan mengaplikasikan Herbafarm pestisida nabati. Namun pada dasarnya Herbafarm cair sudah dilengkapi dengan bioprotectant (Anti Hama) yang akan menguatkan tanaman dari serangan hama. Pemberantasan gulma dilakukan dengan mencabut rumput liar atau tumbuhan pengganggu lainnya yang ada di area lahan jagung.

Masa Panen

Jagung manis biasanya dipanen pada saat berusia 3 bulan. Masa panen tentunya juga tergantung dengan tingkat kesuburan tanaman. Anda bisa melakukan pengecekan pada beberapa pohon sebagai sampel sebelum melakukan panen secara menyeluruh.

Waktu panen tentunya akan sangat menentukan kualitas dari jagung manis. Apabila dipanen terlalu muda makan akan membuat biji jagung cepat keriput. Sementara jika terlalu lama akan menjadi keras.

Baca Juga: Cara Menanam Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat.

Semoga informasi tentang Cara Menanam Jagung Manis dengan menggunakan pupuk Bio Organik Herbafarm ini membantu anda. Salam sukses petani organik indonesia.