Cara Menanam Kangkung Darat Di Pekarangan Rumah

Kangkung darat atau biasa dikenal dengan kangkung cabut saat ini telah lebih banyak dibudidayakan daripada kangkung air. Cara pembudidayaan yang lebih mudah menjadi salah satu alasannya. Tanaman ini bahkan bisa dibudidayakan oleh ibu rumah tangga dipekarangan rumah. Lalu bagaimana cara menanam kangkung darat di pekarangan rumah? Silahkan ikuti ulasannya berikut ini.

Cara Menanam Kangkung Darat Di Pekarangan Rumah Agar Subur

Untuk menanam kangkung darat di pekarangan rumah ada tiga jenis pilihan media tanam. Pilihan pertama adalah menanam secara langsung di tanah. Cara kedua adalah menggunakan Polybag atau pot. Alternatif ketiga yang bisa digunakan adalah botol plastik bekas.

Sebelum lanjut pada cara menanam kangkung darat pada masing-masing media tersebut, terlebih dahulu mengetahui persiapannya. Jadi, sebelum mulai tanam kangkung darat harus mempersiapkan terlebih dahulu bibit dan media tanam yang akan digunakan.

  • Persiapan Bibit Kangkung

Hal yang pertama yang harus dilakukan jika ingin menanam kangkung darat adalah bibitnya. Anda bisa membeli bibit kangkung di toko pertanian terdekat.

  • Persiapan Media Tanam

Agar budidaya kangkung darat di rumah tumbuh subur maka anda membutuhkan media tanam yang baik. Media tanam yang baik digunakan adalah tanah gembur yang dicampurkan dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Jika anda tidak memiliki tanah atau tidak ingin repot mengolah tanah bisa membeli media tanam di toko tani.

  • Persiapan Pupuk

Pupuk merupakan persiapan ketiga yang sebaiknya ada sebelum anda mulai menanam kangkung. Saran pupuk yang digunakan adalah pupuk organik. Anda bisa menggunakan pupuk organik Herbafarm.

Jika ketiga hal itu sudah tersedia maka selanjutnya adalah memberikan perlakuan khusus pada bibit sebelum tanam. Anda sebaiknya merendam bibit tersebut menggunakan pupuk organik cair.

Jika anda menggunakan pupuk organik cair Herbafarm maka berikut ini adalah tahapannya.

  1. Rendam bibit dengan larutan herbafarm dengan dosis standar adalah 10ML (1 Tutup Botol) untuk 5 liter air. Untuk skala rumahan tentunya anda bisa mengurangi jumlah airnya. Setengah liter mungkin cukup apalagi jika bibitnya hanya sedikit.
  2. Perendaman dilakukan selama 30 menit.
  3. Setelah 30 menit angkat bibit lalu taruh di kain bersih, kemudian angin-anginkan hingga kering. Jangan sampai terkena paparan sinar matahari langsung.
  4. Jika sudah kering biji kangkung siap untuk ditanam.

Tips Menanam Kangkung Di Tanah

Pilihan pertama menanam biji kangkung di pekarangan rumah adalah menggunakan tanah. Anda bisa memanfaatkan tanah di area pekarangan dengan terlebih dahulu melakukan pengolahan tanahnya.

Gemburkan tanah dengan cara membolak-balikkan tanah menggunakan cangkul atau alat lainnya. Setelah tanah gembur anda sebaiknya mencampurkan pupuk kandang atau pupuk kompos atau pupuk herbafarm granul. Pemberian pupuk ini untuk mempersiapkan nutrisi bagi tanaman kangkung ketika di tanam nantinya.

Jika memungkinkan anda bisa membuat bedengan agar terdapat saluran air di sekitar area penanaman. Tujuannya adalah agar tanaman kangkung anda nantinya tidak tergenang oleh air.

Setelah proses pengolahan tanah dilakukan anda bisa menanam bibit kangkungnya. Tebarkan biji kangkung area bedengan atau tanah yang sudah digemburkan. Siram menggunakan air atau larutan pupuk organik sampai tanah terlihat basah dan gembur.

Teknik Menanam Kangkung Di Polybag atau Pot

Pilihan budidaya kangkung di pekarangan rumah yang kedua adalah menggunakan polybag atau pot. Untuk memulainya anda bisa segera mengisi polybag atau pot dengan media tanam. Bisa berupa media tanam yang dibeli dari toko pertanian atau campuran tanah dengan pupuk kandang/ kompos.

Jika polybag atau pot sudah terisi dengan tanah anda tinggal menebarkan biji kangkung ke dalam polybag. Jangan terlalu banyak satu pot bisa berisi 10-20 biji kangkung tergantung besar kecilnya pot yang digunakan.

Selanjutnya siram dengan air atau larutan pupuk organik cair sampai tanah basah dan lembab. Pastikan untuk menyimpan polybag atau pot pada area yang terkena paparan sinar matahari secara langsung.

Cara Menanam Kangkung Menggunakan Botol Plastik

Anda juga bisa menggunakan botol plastik bekas sebagai media penanaman kangkung darat. Caranya adalah anda memilih botol plastik besar yang berukuran 1.5 Liter. Selanjutnya Buat lubang penanam pada batang botol dengan lebar kira-kira 4-6cm. Selanjutnya isi dengan media tanam.

Selanjutnya anda tinggal memasukkan bibit kangkung yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Langkah terakhir adalah menyiramnya sampai media tanam tersebut terlihat basah.

Catatan:

  1. Penyiraman sebaiknya menggunakan sprayer agar hasilnya lebih merata.
  2. Penanam sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari.
  3. Penggunaan pupuk organik pada saat persiapan bibit dan pengolahan tanah bertujuan untuk mencegah adanya penyakit tular bibit dan penyakit tular tanah. Selain itu juga untuk mempersiapkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan kangkung.
  4. Untuk media penanaman yang menggunakan botol plastik sebaiknya digantung, karena jika ditaruh ditanah mudah terguling.

Baca Juga: Cara Menanam Wortel Di Rumah Menggunakan Bibit Dari Sisa Dapur.

Perawatan Tanaman Kangkung

Untuk perawatan tanaman kangkung darat sebenarnya tidaklah terlalu repot. Anda hanya perlu melakukan penyiraman secara berkala untuk memastikan kecukupan airnya terpenuhi.

Jika anda mempunyai pupuk organik cair, anda bisa menyiramnya dengan pupuk organik cair setiap 1 minggu sekali. Penyiraman dengan air biasa tetap dilakukan setiap hari.

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Di Polybag

Itulah cara menanam kangkung darat di pekarangan rumah. Anda bisa menyesuaikan dengan luas lahan dan banyaknya bibit yang akan ditanam. Semoga informasi ini bermanfaat.