Cara Menanam Tomat Di Polybag Bagi Pemula

Mau belajar budidaya tanaman di rumah dengan memanfaatkan lahan pekarangan? Salah satu tanaman yang mudah dibudidayakan adalah tomat. Tomat bisa ditanam menggunakan polybag atau pot. Jadi, anda tetap bisa menanamnya meskipun tidak punya tanah di pekarangan anda. Langsung saja simak cara menanam tomat menggunakan polybag atau pot berikut ini.

Persiapan Media Semai

Tahapan pertama cara menanam tomat di polybag adalah mempersiapkan media penyemaian. Langkah ini pada dasarnya sama saja jika ingin menanam tomat di kebun atau lahan luas. Media semai bisa menggunakan tanah gembur yang dicampur dengan pupuk kompos atau pupuk kandang. Untuk hasil lebih baik bisa ditambahkan dengan pupuk herbafarm granul sebanyak 100 Gram.

Jika anda tidak ingin repot bisa membeli media tanam di toko tani. Anda bisa menggunakannya untuk penyemaian sekaligus untuk menanam bibit nantinya.

Perlakukan pada media penyemaian sebelum ditaburkan bibit. Masukkan tanah ke dalam wadah kira-kira ukuran 1×1 meter atau bisa disesuaikan dengan jumlah bibit yang akan ditanam. Untuk skala rumahan dengan lahan sempir bisa menggunakan baskom bekas. Selanjutnya masukkan media tanam (Tanah + Pupuk Kompos/ Pupuk Kandang + Herbafarm Granul) ke dalam tempat penyemaian setinggi 30cm.

Selanjutnya siram media tanam tersebut dengan air sampai terlihat basah atau lembab. Jika anda tidak memiliki herbafarm granul tetapi punya herbafarm cair. Anda bisa menyiram media penyemaian tersebut dengan herbafarm cair. Dosis yang digunakan adalah 10ML (1 tutup botol) untuk 5 liter air. Tentunya air bisa disesuaikan dengan besarnya media penyemeaian yang akan disiram.

Persiapan Bibit Tomat

Langkah kedua dari proses budidaya tanaman tomat di polybag adalah persiapan bibit. Pada tahapan persiapan bibit ini anda bisa membeli bibit tomat dari toko pertanian atau menggunakan tomat yang ada di dapur.

Jika anda menggunakan bibit dari toko pertanian maka anda bisa langsung memasuki tahap perendaman. Namun jika menggunakan tomat sisa dapur anda harus membersihkan terlebih dahulu dengan memisahkan tomat dari dagingnya. Selanjutnya biji tomat yang sudah bersih dikeringkan.

Jika biji tomat sudah siap, maka tahap selanjutnya adalah perendaman biji tomat. Perendaman menggunakan larutan herbafarm cair dengan dosis 10ML (1 Tutup Botol) ditambahkan dengan 5 liter air. Jumlah airnya bisa disesuaikan untuk skala rumah tentunya perendamannya tidak sampai 1 liter, untuk herbafarm cairnya juga bisa dikurangi.

Perendaman dilakukan selama 30 menit. Selanjutnya angkat biji tomat tersebut taruh pada kain bersih lalu keringkan, dengan cara mengangin-anginkannya.. Pastikan biji tomat tersebut tidak terkena cahaya matahari langsung.

Setelah kering biji tomat tersebut siap ditaburkan pada media penyemaian. Taburkan secara merata kemudian timbun dengan media tanam setinggi 3cm sampai bibit tertutup sempurna. Selanjutnya siram sampai tanah terlihat basah dan lembab. Penyiriman menggunakan sprayer. Bisa menggunakan bekas alat semprot pengharum pakaian yang pastinya sudah dibersihkan.

Persiapkan Media Tanam

Persiapan media tanam dan media semai pada dasarnya sama aja. Anda tinggal mengisi polybag atau pot dengan media tanam sampai penuh. Siram media tanam tersebut dengan air atau larutan herbafarm cair sampai terlihat basah dan lembab.

Diamkan selama 1 minggu dan media tanam sudah siap untuk ditanami. Jadi, pastikan anda mempersipakkan media penanaman ini setelah minggu ketiga proses penaburan biji tomat di media penyemaian.

Cara Menanam Tomat Di Polybag Atau Pot

Biji tomat akan tumbuh menjadi bibit siap tanam dalam waktu 3-4 minggu. Ciri-cirinya bibit tomat yang sudah bisa ditanam adalah sudah memiliki 3-4 helai daun dewasa.

Jika bibit sudah siap tanam dan media penanaman pun sudah siap, maka langkah berikutnya adalah proses penanaman. Segera pindahkan bibit ke dalam pot atau polybag. Lubang tanam kira-kira sedalam 5cm untuk menanam bibit tomat sampai bagian akar dan batang bawah terbenam ke dalam tanah.

Siram bibit menggunakan sprayer sampai tanah terlihat basah dan lembab. Pasang tiang penyanggah kira-kira setinggi 60-100cm, tergantung besar kecilnya pot atau polybag yang digunakan. Pemasangan tiang penyanggah ini bisa anda lakukan pada proses penanaman atau pada saat tanaman mulai tumbuh dewasa.

Perawatan Tanaman Tomat

Meskipun budidaya ini dilakukan di rumah, perawatan tetap harus dilakukan. Beberapa perawatan sederhana yang bisa anda lakukan secara berkala adalah berikut ini.

  • Penyiraman

Penyiraman dilakukan setiap hari jika kondisi media tanam kering. Anda bisa memperhatikannya karena tomat butuh air yang cukup namun jika terlalu basah juga akan kurang baik.

  • Pemangkasan

Menjelang tanaman berbungan segera lakukan pemangkasan. Buang daun yang dekat dari pangkal batang dan menyisakan tiga helai daun di ujung ranting.

Pemangkasan bertujuan untuk menjaga kelembaban. Selain itu agar nutrisi tanaman cukup untuk proses pembungaan dan pembuahan. Tanaman tomat yang dipangkas dengan akan menghasilkan buah yang lebat. Tanaman tumbuh subur dan sehat.

  • Pemupukan

Untuk memastikan kebutuhan nutrisi tanaman tomat terpenuhi. Anda sebaiknya melakukan pemupukan setiap minggu. Jika menggukan herbafarm cair. Dosis yang digunakan adalah 3 tutup botol (30ML) untuk 14 liter air. Untuk budidaya di rumah tentunya dosis tersebut bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Pemupukan dilakukan dengan cara menyiram ke area pengakaran tanaman. Pemupukan dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 08.00 atau sore hari pukul 16.00.

Baca Juga: Cara Menanam Cabe Di Polybag.

Itulah panduan cara menanam tomat di Polybag atau pot di rumah. Saatnya memaksimalkan lahan pekarangan dengan tanaman yang bisa dikonsumsi. Selain bisa mengurangi biaya kebutuhan dapur tentunya buahnya juga lebih sehat dan segar.