Cara Menanam Wortel Agar Tumbuh Subur Dan Berbuah Lebat

Cara Menanam Wortel. Panduan budidaya tanaman kali ini tentang tanaman wortel. Kami memilih wortel karena tanaman ini memiliki peluang atau potensi bisnis yang sangat besar. Kebutuhan wortel sebagai konsumsi masyarakat juga sangat tinggi. Selain itu juga wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki kandungan nutrisi yang sangat dibutuhkan tubuh terutama kandungan vitamin A.

Jenis Wortel

Seperti biasa sebelum lanjut pada pembahasan cara menanam, maka terlebih dahulu mengenali jenis tanamannya. Adapun jenis wortel yaitu sebagai berikut:

  1. Jenis Imperator yaitu jenis wortel yang memiliki bentuk bulat memanjang dengan ujung meruncing seperti kerucut. Wortel ini sedikit tipis, serta memiliki umbi berwarna oranye. Wortel jenis ini kurang disukai oleh orang karena rasa yang dimiliki wortel jenis ini kurang manis.
  2. Jenis Chantenay. Jenis wortel ini memiliki bentuk tebal meruncing dengan ujung yang tumpul. Jenis wortel Chantenay memiliki panjang sekitar 12 cm serta banyak disukai orang karena memiliki rasa yang manis. Dibandingkan jenis wortel lainnya wortel jenis ini memiliki tekstur lebih kasar. Biasanya, wortel jenis ini sering dimasak dengan di potong berbentuk dadu.
  3. Jenis Mantes. Wortel jenis ini merupakan gabungan dari wortel jenis Imperator dan jenis Chantenay. Wortel jenis ini memiliki ukuran sedang, memiliki warna oranye gelap, berbentuk bulat tumpul dan memiliki diameter dari atas hingga bawah sama . Kandungan air pada wortel nantes lebih tinggi dari jenis wortel lainnya sehingga jika dimasak rasa manis pada wortel jenis ini akan berkurang

Syarat Tumbuh Tanaman Wortel

Secara umum syarat tumbuh wortel adalah sebagia berikut:

  1. Suhu optimum untuk pertumbuhan tanaman wortel adalah 15-21oC. Suhu demikian cocok untuk pertumbuhan akar dan bagian atas tanaman sehingga warna dan bentuk akar dapat optimal.
  2. Tanah yang cocok untuk pertumbuhan wortel adalah tanah yang drainasinya baik, kaya bahan organik dan subur dengan ketinggian 1200-1500 m dpl. Tanah lempung berpasir cocok untuk budidaya wortel karena mudah untuk penetrasi akar sehingga pertumbuhannya dapat mencapai ukuran panjang dan besar yang optimal.
  3. Wortel dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan pH 5-8. Kelembaban tanah merupakan hal yang sangat penting untuk pertumbuhan tanaman wortel, termasuk saat pesemaian agar diperoleh bibit dengan pertumbuhan yang seragam dan pertumbuhannya cepat setelah ditanam di kebun.

Cara Menanam Wortel Di Kebun

Setelah mengetahui jenis wortel dan syarat tumbuhnya. Maka langkah selanjutnya adalah memulai persiapan cara menanam wortel. Adapun langkah-langkah yang harus dilakukan dalam budidaya tanaman wortel adalah sebagai berikut.

Masa Pembibitan Wortel

Jika anda baru memulai untuk budidaya tanaman wortel maka tentunya untuk mendapatkan bibit adalah dengan membelinya. Anda bisa mendapatkan melalui toko pertanian terdekat atau belanja lewat marketplace seperti Lazada, Tokopedia, Shopee, atau bukalapak.

Namun jika budidaya ini sudah kedua atau kesekian kalinya maka bibit wortel bisa dibuat sendiri. Cara pembenihan bibit wortel adalah sebagai berikut:

  1. Pilihlah umbi wortel yang sesuai dengan ciri-ciri diatas.
  2. Ujung umbi dipotong kira-kira 1/3 dari panjang umbi wortel.
  3. Daun wortel dipangkas dekat pangkal umbi dan sisakan 10 cm.
  4. Siapkan Bedengan.
  5. Tabur permukaan wortel dengan pupuk Trichoderma, air dan ZPT organik 2 minggu sekali.
  6. Lakukan penyiraman pada sore hari (setiap hari).
  7. Tanaman wortel akan berbunga dalam waktu 1 bulan, kemudian setelah 2 minggu bunga akan mekar.
  8. Bunga wortel yang memiliki warna kecokelatan siap untuk dipanen.

Setelah memilih bibit wortel, rendam bibit tersebut dengan 1 tutup botol Herbafarm Cair dengan air secukupnya selama 30 menit. Selanjutnya tanam bibit tersebut pada media pembibitan. Anda juga bisa menyiramkan sisa air rendaman tersebut pada area pembibitan. Tujuannya untuk menambah unsur hara dan menguatkan bibit dari serangan hama.

Masa Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dilakukan untuk menggemburkan tanah, membunuh gulma dan tumbuhan lain yang bisa mengganggu pertumbuhan wortel. Lahan diolah dan diaplikasikan pupuk Herbafarm Granul dengan dosis 15Kg/ Hektar dan bisa juga ditambahkan pupuk kompos atau pupuk kandang sebanyak 100kg. Penggunaan pupuk kompos atau pupuk kandang bisa disesuaikan dengan kebiasaan.

Buat bedengan untuk penanaman bibit wortel. Ukuran bedengan yang dibuat adalah dengan lebar 100cm, tinggi 30cm dan jarak antar bedengan 45CM. Jarak antar bedengan inin sekaligus berfungsi sebagai drainase atau tempat pengaliran air agar tidak terjadi genangan pada saat musim hujan. Selanjutnya 3 hari kemudian aplikasikan pupuk herbafarm cair dengan dosis 10 tutup botol ditambah 14 liter air untuk lahan seluar 500M2.

Pemberian pupuk herbafarm pada proses pengolahan lahan untuk merubah tekstur tanah yang awalnya keras menjadi gembur dan siap ditanami.

Masa Penanaman Wortel

Lakukan penanaman bibit wortel yang telah siap tanaman pada bedengan yang sudah disiapkan. Jarak tanam antar bibit adalah 45CM mengikuti jarak antar bedengan. Penanaman tentunya tidak membutuhkan perlakuan khusus. Cukup benamkan bagian pengakaran bibit ke dalam tanah bedengan yang sudah digemburkan sebelumnya.

Masa Pemeliharaan

Bagian yang perlu perhatian khusus dari proses budidaya wortel adalah masa pemerliharaan. Masa pemeliharaan meliputi penyiraman, pemupukan dan pengendalian hama.

Penyiraman Tanaman

Penyiraman dilakukan untuk menjaga kondisi tanah tetap lembab, memenuhi kebutuhan air untuk wortel dan membantu proses dekomposiasi agar tanaman tetap tumbuh subur.

Pemupukan Tanaman

Pemberian pupuk perlu dilakukan secara berkala agar dapat memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi tanaman. Adapun jadwal pemupukan tanaman wortel adalah sebagai berikut:

  1. Usia 7 hari setelah tanam aplikasikan herbafarm cair dengan dosis 2 tutup botol herbafarm cair ditambahkan dengan air diaplikaikan untuk lahan seluas 500M2.
  2. Usia 14 hari setelah tanam aplikasikan herbafarm cair dengan dosis 2 tutup botol herbafarm cair ditambahkan dengan air diaplikaikan untuk lahan seluas 500M2.
  3. Usia 21 hari setelah tanam aplikasikan herbafarm cair dengan dosis 3 tutup botol herbafarm cair ditambahkan dengan air diaplikaikan untuk lahan seluas 500M2.
  4. Usia 28 hari setelah tanam aplikasikan herbafarm cair dengan dosis 3 tutup botol herbafarm cair ditambahkan dengan air diaplikaikan untuk lahan seluas 500M2.
  5. Usia 42 hari setelah tanam aplikasikan herbafarm cair dengan dosis 5 tutup botol herbafarm cair ditambahkan dengan air diaplikaikan untuk lahan seluas 500M2.
  6. Usia 56 hari setelah tanam aplikasikan herbafarm cair dengan dosis 5 tutup botol herbafarm cair ditambahkan dengan air diaplikaikan untuk lahan seluas 500M2.

Pengendalian Hama

Pengendalian hama dilakukan dengan membabat tumbuhan liar yang tumbuh disekitar tanaman wortel. Untuk pengaplikasian pestisida bisa dilakukan apabila serangan hama tidak dapat lagi ditanggulagi oleh Bio Protectant yang terdapat dalam Herbafarm Granul dan Herbafarm cair. Oleh sebab itu sangat penting untuk memantau kondisi tanaman dari daun dan batangnya.

Jika hama sudah menyerang dan merusak tanaman maka aplikasikan pestisida Nabati 3SL sebagai langkah penanggulangan. (Catatan Produk ini sudah tidak diproduksi lagi)

Masa Panen

Masa panen wortel biasanya dilakukan pada usia 3 bulan setelah tanam. Proses panen perlu dilakukan sebelum umbi wortel menjadi keras karena akan mengurangi kualitasnya. Pada saat mencabut juga harus dilakukan dengan hati-hati agar umbi tidak patah. Umbi wortel yang patah akan cepat busuk dan tidak laku dipasaran.

Baca Juga: Cara Budidaya Sawi Putih.

Demikian informasi tentang cara menanam wortel di kebun agar mendapatkan hasil panen yang maksimal secara kualitas dan kuantitas. Salam sukses petani organik indonesia.