Cara Merawat Kacang Panjang Agar Berbuah Lebat

Kacang panjang bisa ditanamn pada lahan luas untuk tujuan agribisnis maupun tanaman pekarangan di rumah. Membudidayakan kacang panjang baik di pekarangan maupun di kebun tentunya membutuhkan perawatan. Lalu seperti apa cara merawat kacang panjang agar berbuah lebat?

Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

Cara Merawat Tanaman Kacang Panjang

Cara merawat kacang panjang perlu dilakukan secara intensif dengan memperhatikan semua kebutuhan tanaman. Kacang panjang butuh sinar matahari, air, dan nutrisi untuk dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah yang lebat. Oleh karena itu petani perlu memenuhi kebutuhan tersebut dengan melakukan perawatan dan pengaturan pada lahan budidayanya.

Langkah perawatan Budidaya Tanaman kacang panjang yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:

Penyiraman

Penyiraman adalah upaya pemenuhan kebutuhan tanaman terhadap air. Kacang panjang juga membutuhkan air untuk dapat tumbuh subur dan menghasilkan buah. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiraman secara teratur terutama pada awal penanaman. Penyiraman dilakukan apabila intensitas hujan sangat kurang atau bahkan tidak turun hujan sama sekali.

Penyiraman tanaman kacang panjang dilakukan menggunakan sprayer. Bagian tanaman yang disiram mulai dari daun sampai area pengakaran. Penyiraman dilakukan pada pagi atau sore hari, jika kondisi cuaca sangat panas lakukan penyiraman dua kali sehari.

Pengaturan Drainase

Tanaman kacang panjang membutuhkan air untuk dapat tumbuh subur. Namun tingkat kebutuhan airnya tentu memiliki batas normal. Oleh karena itu genangan pada area pengakaran sebaiknya dihindari. Solusinya adalah dengan membuat drainase yang mengalirkan air ke tempat lain.

Drainase sangat penting pada saat musim penghujan datang. Masalahnya adalah jika area pengakaran tanaman kacang panjang terendam dapat menyebabkan penyakit akar dan serangan hama sehingga pertumbuhan tanaman kacang panjang menjadi terganggu bahkan bisa berujung kematian.

Penyiangan Gulma

Kacang panjang yang ditanam baik itu di kebun maupun di pekarangan rumah berpeluang terganggu oleh tumbuhan liar. Rumput liar ini adalah gulma yang akan mempengaruhi pertumbuhan kacang panjang. Oleh karena itu sebelum dampaknya sangat mengganggu sebaiknya gulma dibersihkan.

Gulma merupakan kompetitor tanaman dalam menyerap unsur hara dalam tanah. Gulma juga bisa menjadi inang bagi hama yang akan menyerang tanaman. Pengendalian gulma sebaiknya dilakukan secara manual dengan mencabutnya.

Penjarangan

Penjarangan adalah proses seleksi yang dilakukan terhadap tanaman atau benih kacang panjang yang tumbuh. Idealnya dalam satu lubang tanam, benih yang tumbuh adalah 2-3 saja. Oleh karena itu jika lebih dari itu sebaiknya dicabut salah satunya.

Penjarangan bertujuan agar kondisi tanaman tidak terlalu lembab nantinya jika sudah tumbuh besar. Selain itu kompetisi mendapatkan unsur hara dalam tanah juga akan sangat besar jika terlalu banyak benih yang tumbuh dalam satu lubang.

Pemangkasan

Pemangkasan pada daun dan ranting tanaman kacang panjang perlu dilakukan. Tujuannya adalah menjaga tingkat kelembaban tanaman. Selain itu dengan melakukan pemangkasan pemenuhan kebutuhan nutrisi tanaman untuk pembentukan buah menjadi lebih baik.

Pemangkasan sebaiknya dilakukan secara rutin menjelang tanaman berbunga. Tanaman kacang panjang yang memiliki lebih sedikit daun akan memproduksi buah yang lebih lebat.

Pemupukan

Pemupukan merupakan salah satu tahapan penting pada perawatan tanaman kacang panjang. Pemberian pupuk dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman berupa unsur hara makro dan mikro. Pemupukan harus dilakukan secara rutin agar nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan memproduksi buah tercukupi dengan baik.

Untuk merangsang pembuahan dapat menambahkan booster perangsang buah. Booster ini dapat dibuat sendiri atau dibeli bersamaan dengan pupuk organik buatan pabrik.

Silahkan Baca: Cara Pemakaian Pupuk Herbafarm Untuk Tanaman Kacang Panjang.

Pengendalian Hama Dan Penyakit

Hama dan penyakit tanaman kacang panjang memiliki tantang tersendiri bagi petani. Untuk pengendalian hama dapat dilakukan dengan dua cara yaitu pencegahan dan pemberantasan.

Pencegahan hama dilakukan sebelum terjadi tanda-tanda adanya serangan hama. Langkah pencegahan hama dilakukan dengan perawatan intensif seperti cara di atas mulai dari penyiangan gulma, perbaikan drainase, pemangkasan, dan pemupukan yang baik.

Sementara pemberantasan hama dilakukan jika melihat adanya gejala serangan yang terjadi. Pemberantasan dapat dilakukan dengan tiga cara yaitu:

  1. Pemberantasan secara alami dengan memanfaatkan musuh alami dari hama.
  2. Cara kedua dilakukan dengan menggunakan pestisida nabati.
  3. Penggunaan anti hama berbahan kimia sintesis dilakukan apabila serangan hama sudah sangat massif dan mengancam keberlangsungan hidup tanaman atau berpotensi menyebabkan gagal panen.

Silahkan Baca: Jenis Hama Tanaman Kacang Panjang Dan Cara Pengendaliannya.

Panen Pada Waktu Yang Tepat

Masa panen perlu diperhatikan dengan baik agar proses panen bisa dilakukan pada waktu yang tepat. Dengan melakukan panen dengan tepat maka produksi buah berikutnya menjadi lebih cepat pula dan hasilnya bisa maksimal.

Perlakuan pasca panen adalah dengan melakukan pemupukan lanjutan. Pemupukan lanjutan ini bisa kembali menambahkan booster perangsang buah agar kacang panjang bisa berbuah lebat.

Baca Juga: Cara Merawat Tanaman Cabe.

Demikian cara perawatan tanaman kacang panjang agar berbuah lebat. Semoga informasi pertanian ini bermanfaat!