7 Hama Tanaman Kakao Dan Cara Pengendaliannya

Hama Tanaman Kakao. Salah satu kendala yang dihadapi oleh petani Kakao adalah pengendalian hama. Hal ini disebabkan karena jenis fungisida, insektisida, atau pestisida yang digunakan tidak sesuai dengan jenis hama yang menyerang komoditas pertanian yang dibudidayakan. Maka sebelum memutuskan menggunakan anti hama maka terlebih dahulu harus diketahui jenis hamanya.

Jenis Hama Tanaman Kakao

Setidaknya ada 7 jenis hama yang dapat menyerang tanaman kakao. Untuk anda yang mengembangkan usaha agribisnis pertanian di bidang perkebunan kakao tentunya harus mengenali jenis hamanya. Berikut ini penjelasan lengkap dan juga cara pengendalian masing-masing hama tersebut.

1. Ulat Kilan (Hyposidea infixaria)

Ulat Kilan (Hyposidea infixaria) merupakan hama yang termasuk dalam famili Geometridae. Hama ini menyerang pada saat tanaman berumur sekitar 2 hingga 4 bulan, hama ini memakan daun muda tanaman kakao dan yang disisakan hanya bagian tulang daunnya saja.

Ulat kilian ini menjadi musuh petani pada awal tanam. Jadi, petani sangat perlu untuk memperhatikan kondisi tanaman pada awal tanam terutama pada saat pertumbuhan daun muda.

Untuk cara Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara menyemprotan Pestisida Nabati. Selain itu pestisida nabati juga bisa diaplikasikan sebagai langkah pencegahan sebelum terjadi serangan hama.

2. Ulat Matahari (Parasa lepida dan Ploneta diducta)

Ulat matahari merupakan hama yang menyerang pada bagian daun muda, kuncup daun dan juga bunga kakao yang masih muda. Spesies ulat matahari yang sering menyerang tanaman kakao yaitu Parasa lepida dan Ploneta diducta.

3. Ulat Jaran (Dasychira inclusa)

Hama yang menyerang tanaman kakao ini merupakan anggota dari familiki Limanthriidae. Hama ini memiliki bulu gatal pada bagian dorsal mirip seperti rambut pada leher kuda.

Tanaman kakao sangat disukai berbagai jenis ulat. Sehingga petani membutuhkan pestisida untuk mengantisipasi hal tersebut.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan melepaskan predator alami ulat ini yaitu Apanteles mendosa dan Carcelia spp atau juga dapat dengan melakukan penyemprotan menggunakan Pestisida Nabati.

Baca Juga: Penyebab Penyakit Busuk Buah Tanaman Kakao

4. Kutu Putih (Pseudococcus Lilacinus)

Hama yang satu ini menyerang buah kakao yang masih kecil, bagian buah yang pertama adalah bagian pangkal buah selanjutnya menjalar kebagian buah lainnya, buah yang terserang hama ini akan memiliki pertumbuhan yang terhambat kemudian buah tersebut kering dan mati.

Sebagai petani kakao sangat penting untuk memperhatikan kondisi buah baru. Jika ditemukan kutu putih ini maka segera lakukan langkah pengendalian agar jumlahnya tidak terus bertambah.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara memangkas bagian yang terserang hama lalu membakarnya, bisa juga dengan melepaskan predator alaminya seperti Scymus sp, semut hitam atau parasit Coccophagus preudococci, atau bisa juga dengan menyemprotkan Pestisida Nabati.

5. Kakao Mot atau Lalat Buah (Acrocercops cranerella)

Hama ini merupakan anggota dari famili Lithocolletidae. Hama ini menyerang bagian buah, buah kakao yang diserang adalah kakao yang masih muda. Buah yang terserang hama ini akan memiliki kulit buah berwarna kuning pucat, biji tidak mengembang dan juga lengket.

Selain kutu putih, hama yang menyerang buah kakao adalah lalat buah. Tentunya sedikit lebih sulit mengidentifikasi keberadaan lalat buah ini. Sehingga langkah pengendaliannya adalah menjaga kebersihan kebun secara utuh.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara melakukan sanitasi kebun, menyelumbungi buah dengan plastik atau yang lainnya dengan bagian bawah terbuka, melepaskan predator alami hama ini seperti semut hitam dan juga jamur antagonis Beauveria bassiana dengan cara di semprotkan.

6. Pengerek Buah Kakao (Conopomorpha cramerella)

Hama ini biasanya menyerang buah yang memiliki panjang sekitar 8 cm, buah yang terserang akan memiliki belang kuning hijau atau kuning jingga, terdapat lubang bekas keluar larva, biji kecil saling melekat dan berwarna hitam, saat buah di goyang maka tidak berbunyi.

Hama yang tentunya juga sangat berbahaya adalah penggerek buah. Jenis hama ini juga akan sangat sulit diditeksi keberadaannya. Namun hasil serangan hama ini terlihat sangat jelas sehingga bisa segera mengambil langkah pengendalian.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara melakukan pemangkasan, mengatur waktu panen, melakukan penyelumbungan buah, atau juga dapat menyemprotkan Pestisida Nabati.

7. Kepik Penghisap Buah (Helopeltis spp)

Buah kakao yang terserang hama ini akan memiliki bercak cekung dengan warna cokelat kehitaman dan ukurannya sekitar 2 hingga 3 mm, biasa nya bercak itu berada pada ujung buah. Buah yang terserag hama ini kemudian akan kering dan mati, apabila hama ini menyerang ranting atau pucuk daun maka daun serta ranting akan layu, kering kemudian meranggas.

Pengendalian hama ini dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan Pestisida Nabati, melepaskan predator alaminya yaitu semut hitam.

Baca Juga: Cara Budidaya Tanaman Kakao

Demikian informasi tentang jenis hama pada tanaman kakao dan juga cara pengendaliannya. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa membantu untuk melakukan pengendalian hama pada tanaman kakao.