Jenis Hama Pada Tanaman Semangka

Hama tanaman semangka merupakan jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) yang sangat meresahkan pertani. Serangan hama dapat menyerang bagian daun, batang, dan buah semangka sehingga sangat merugikan petani. Akibat dari adanya serangan hama dapat menyebabkan dampak yang bervariasi mulai dari melambatnya pertumbuhan, berkurangnya produksi, gagal panen dan kematian pada tanaman.

Jenis Hama Tanaman Semangka

Jenis hama yang menyerang tanaman semangkan sangat beragam mulai dari jenis lalat, kutu, kumbang dan lainnya. Setiap jenis hama memiliki target bagian tantaman yang diseranga dan menyebabkan dampak yang bervariasi pula mulai dari yang ringan, sedang, sampai tinggi.

Hama Lalat Pada Tanaman Semangka

Hama tanaman semangka yang pertama adalah dari jenis lalat. Hama ini menyerang bagian dan dan buah. Silahkan langsung saja ikuti ulasannya beriktut ini!

  • 01 Lalat Penggerek Daun

Gejala disebabkan oleh beberapa lalat yang termasuk famili Argomyzidae, dengan beberapa ribu spesies di seluruh dunia. Pada musim semi, lalat betina menusuk jaringan daun dan bertelur, biasanya di sepanjang tepian. Larvanya memamah biak di antara permukaan daun atas dan bawah.

Mereka membuat terowongan putih besar yang berkelok-kelok dengan jejak material kotoran hitam yang tertinggal saat mereka memamah biak. Setelah dewasa, larva membuka lubang di bagian bawah daun dan jatuh ke tanah, lalu menjadi kepompong. Sisa tanaman di dekat inang adalah tempat alternatif untuk menjadi kepompong. Lalat pengerek daun tertarik dengan warna kuning.

Silahkan Baca: Cara Pengendalian Hama Lalat Penggerek Daun.

  • 02 Lalat Melon

Telur ditempatkan berkelompok di bawah kulit buah muda. Belatung memiliki panjang 10-12 mm ketika tumbuh dewasa, dan menyebabkan kerusakan dengan membenamkan diri ke dalam daging buah. Tahap kepompong berlangsung selama 10 hari, biasanya terjadi di tanah, tetapi kadang-kadang juga di buah. Kepompong ini berkembang di sarang berbentuk oval, berwarna coklat, dan panjangnya 6-8 mm.

Di daerah yang sangat kering, kepompong dapat mengalami perlambatan pertumbuhan (diapause). Panjang kepompong dewasa 8-10 mm dengan kepala coklat tua dan tiga garis kuning cerah di bagian belakang. Mereka memakan nektar, sari buah yang rusak dan getah tanaman. Sayapnya transparan dengan garis coklat tua di ujungnya, membentang 12-15 mm. Siklus hidupnya membutuhkan 3-4 minggu dan dapat berulang beberapa kali per tahun.

Hama Kutu Pada Tanaman Semangka

Jenis kutu merupakan hama kedua dari tanaman semangka. Hama ini menyerang bagian daun tanaman sehingga menyebabkan melambatnya pertumbuhan. Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

  • 03 Kutu Daun

Kutu daun adalah serangga kecil yang lunak dengan kaki-kaki dan antena panjang. Ukurannya berkisar 0,5 hingga 2 mm dan tubuhnya bisa berwarna kuning, cokelat, merah atau hitam, bergantung spesies. Wujudnya bervariasi dari varietas tanpa sayap, yang dominan secara umum, hingga jenis bersayap, berkilauan atau berbulu. Mereka biasanya hidup dan makan secara berkelompok di bagian bawah daun muda yang gemuk dan pucuk tunas.

Mereka menggunakan bagian mulutnya yang panjang untuk menembus jaringan tanaman yang lunak dan menghisap cairan. Dalam jumlah kecil hingga sedang tidak akan merusak tanaman. Setelah serbuan awal pada
akhir musim semi atau awal musim panas, populasi kutu daun biasanya berkurang secara alami karena ada musuh-musuh alamiah. Beberapa spesiesnya membawa virus-virus tanaman yang dapat menyebabkan perkembangan penyakit lain.

Silahkan Baca: Cara Pengendalian Hama Kutu Daun.

  • 04 Kutu Kebul

Ukuran kutu kebul sekitar 0,8 – 1 mm dan tubuh serta kedua pasang sayapnya ditutupi lilin berwarna putih hingga kekuningan seperti tepung. Mereka sering ditemukan di bagian bawah daun, dan, jika terganggu, akan muncul membentuk awan. Mereka berkembang dalam kondisi hangat dan kering, dan itulah mengapa mereka biasanya bukan merupakan masalah pada tanaman lahan terbuka.

Telur diletakkan di sisi bawah daun. Nimfanya kuning hingga putih, berbentuk oval dan berwarna hijau pucat. Kutu kebul dewasa tidak dapat hidup tanpa memakan tanaman inang selama lebih dari beberapa hari. Hal ini menjadikan pengendalian gulma sebagai tindakan pengendalian populasi yang penting.

Silahkan Baca: Cara Pengendalian Hama Kutu Kebul.

  • 05 Kutu Putih

Kutu putih adalah serangga oval, tanpa sayap yang ditemukan di daerah beriklim hangat atau sedang. Tubuh mereka dilindungi oleh lapisan lilin tepung tipis yang memberi mereka penampilan seperti kapas. Mereka memasukkan bagian mulut penindik dan pengisap panjang (stylet) mereka ke dalam jaringan tanaman dan menyedot getahnya.

Gejala-gejalanya adalah reaksi terhadap zatzat beracun yang mereka suntikkan ke dalam tanaman ketika makan. Kutu putih juga bertelur di tanah. Setelah menetas, nimfa dan serangga dewasa dapat merayap ke tanaman tetangga. Kutu ini juga dapat tersebar pada jarak yang lebih atau kurang lebih jauh oleh angin, semut, binatang, burung atau hanya selama kegiatan kerja ladang seperti pemangkasan atau panen.

Mereka memiliki berbagai inang alternatif seperti terong dan ubi jalar, serta berbagai gulma. Suhu hangat dan cuaca kering mendukung siklus hidup mereka dan keparahan gejala.

Silahkan Baca: Cara Pengendalian Hama Kutu Putih.

Hama Kumbang Pada Tanaman Semangka

Kumbang merupakan jenis serangga yang juga menjadikan semangka sebagai tanaman inangnya. Hama ini kebanyakan ditemukan menyerang bagian daun tanaman. Namun pengaruh dari serangannya juga dapat berdampakn pada produksi dan kualitas buah.

  • 06 Kumbang Pemakan Daun

Kumbang dewasa berbentuk oval dan berwarna oranye kusam dengan 28 bercak hitam dan rambut-rambut halus pendek di punggungnya. Kumbang betina mengeluarkan telur oval kuning (0,4-1 mm) tegak dan dalam kelompok kecil, biasanya di sisi bawah daun. Setelah sekitar 4 hari, larva kuning pucat keputihan dengan duri panjang berujung gelap di punggungnya menetas.

Larva tumbuh sekitar 6 mm dalam waktu sekitar 18 hari, tergantung pada suhu. Mereka kemudian pindah ke bagian bawah daun dan menjadi kepompong. Setelah 4 hari tambahan, generasi baru kumbang dewasa muncul dari kepompong. Selama periode reproduksi (Maret-Oktober), suhu yang lebih dingin mendukung siklus hidup dan pertumbuhan populasi. Kumbang ini dapat bertahan pada musim dingin di tanah dan di tumpukan daun kering.

  • 07 Kumbang Labu Merah

Kerusakan disebabkan oleh larva dan kumbang dewasa Aulacophora foveicollis, yang memakan daun, bunga dan buah. Larva dewasa biasanya berwarna putih krem dan seukuran kuku manusia. Telur biasanya berbentuk oval, kuning, dan diletakkan sendiri-sendiri atau dalam kelompok 10 telur di tanah lembab pada kedalaman jari manusia di dekat pangkal tanaman.

Larva dewasa berwarna oranye-merah dan ukurannya sama dengan lalat. Larva menetas setelah 1 atau 2 minggu dan menyerang tanaman dan akarnya sebelum masuk ke tanah untuk menjadi kepompong. Pupasi terjadi dalam kepompong tanah dari 7 hingga 17 hari. Kondisi lingkungan yang optimal untuk pupasi terjadi pada suhu 27-28 ° C.

Hama Tanaman Semangka lainnya

Pembahasan terakhir dari hama tanaman semangka adalah tentang hama Thrips dan Tungau. Langsung saja simak ulasan singkatnya berikut ini!

  • 08 Thrips

Thrips adalah serangga sepanjang 1-2 mm berwarna kuning, hitam atau berbelang. Beberapa varietas memiliki dua pasang sayap, yang lain tidak memiliki sayap sama sekali. Mereka berhibernasi dalam residu tanaman atau di tanah atau di tanaman inang alternatif. Mereka juga vektor untuk berbagai penyakit virus. Kondisi cuaca kering dan hangat mendukung pertumbuhan populasi. Sementara Kelembapan akan menguranginya.

Silahkan Baca: Cara Pengendalian Hama Thrips.

  • 09 Tungau Laba-laba

Kerusakan disebabkan oleh tungau laba-laba dari genus Tetranychus, terutama T. urticae dan T. cinnabarinus. Betina dewasa memiliki panjang 0,6 mm, berwarna hijau pucat dengan dua bercak lebih gelap di tubuhnya yang oval dan rambutnya panjang di belakang. Pada musim dingin, betinanya berwarna kemerahan. Pada musim semi, betina bertelur bulat-bulat dan transparan di bagian bawah daun. Nimfa berwarna hijau pucat dengan tanda lebih gelap di sisi punggungnya.

Tungau melindungi diri dalam kepompong di bagian bawah bilah daun. Tungau laba-laba tumbuh subur pada iklim kering dan panas dan akan berkembang biak hingga 7 generasi dalam satu tahun dalam kondisi ini. Ada berbagai macam inang alternatif, termasuk gulma.

Baca Juga: 25 Jenis Hama Pada Tanaman Jagung.

Demikian pembahasan tentang hama tanaman semangka, semoga bermanfaat!