Hama Tanaman, Jenis Dan Pengendaliannya

Salah satu tantangan dalam budidaya tanaman adalah adanya hama yang berpotensi menyerang tumbuhan. Sudah menjadi hukum alam tumbuhan masuk dalam rantai makanan paling rendah. Artinya bahwa tumbuhan yang dibudidayakan merupakan sumber makanan bagi hewan lain.

Jenis Hama Pada Tanaman

Hama tanaman adalah pengganggu yang merusak tumbuhan baik secara langsung maupun secara tidak langsung. Akibat dari serangan hama dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi terganggu, proses produksi tidak maksimal sampai menyebabkan kematian tanaman. Berikut ini golongan hama yang sering menyerang tumbuhan yang dibudidayakan oleh petani.

Mamalia

Jenis hama yang pertama adalah hewan mamalia. Hama ini dapat menyerang tanaman mulai dari masa penyemaian sampai penyimpanan hasil panen. Hama ini sangat berbahaya dan merugikan petani. Dampak yang ditimbulkan mulai dari rusaknya tanaman sampai gagal panen, bahkan sampai pada tempat penyimpanan hasil panen.

Contoh hama mamalia adalah:

  1. Tikus
  2. Babi Hutan
  3. Tupai
  4. Kalelawar
  5. Musang
  6. Kera

Baca: Cara Mengatasi Hama Tikus Dengan Pepaya Tua.

Burung

Hama berikutnya adalah dari jenis burung. Burung menyerang tanaman yang mulai berproduksi atau berbuah. Hama dari golongan burung ini paling sering ditemukan pada budidaya padi, tumbuhan buah seperti mangga. Serangan hama ini menyebabkan berkurangnya jumlah panen.

Contoh hama burung adalah sebagai berikut:

  1. Burung pipit
  2. Burung Gereja
  3. Burung Prenjak
  4. Burung Gelatik

Serangga

Seranggga merupakan jenis hama yang menyerang beberapa bagian tumbuhan seperti batang, daun, bunga dan buah. Jenis hama ini paling banyak ditemukan dan sangat meresahkan petani. Akibat dari serangannya bisa menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi tengganggu, proses produksi tidak maksimal, kualitas buah menjadi berkurang, bahkan pada serangan yang parah dapat menyeabkan gagal panen dan kematian tanaman.

Berikut ini contoh hama serangga yang menyerang berbagai jenis tumbuhan.

  1. Wereng
  2. Ulat
  3. Lalat
  4. Kepik
  5. Kutu
  6. Walangsangit
  7. Belalang
  8. Kumbang
  9. Thrips
  10. Semut

Baca: Cara Mengatasi Hama Kutu Putih Pada Cabe.

Nematoda

Nematoda atau cacing merupakan jenis hama yang paling sulit dideteksi. Habibatnya berada dalam tanah bisa menyerang dari dalam dan luar akar tanaman. Akibat dari serangan hama ini dapat menyebabkan pertumbuhan tanaman tidak optimal, paling parah dapat menyebabkan kematian. Tidak semua jenis nematoda menadi hama bagi tumbuhan. Ada juga nematoda jenis nematoda yang bersifat menguntungkan.

Contoh hama dari golongan nematoda adalah sebagai berikut:

  1. Meloidogyne spp
  2. Hirrschmanieella oryzae
  3. Pratylenchus coffae
  4. Pratylenchus coffae

Baca: Nematoda Endoparasit Pada Tanaman Kopi.

Gastropoda

Jenis hama yang terakhir berasal dari golongan gastropoda atau binatang molusca. Hama ini biasanya menyerang bagian batang tanaman yang baru ditanam. Serangan hama ini sangat berbahaya karena jumlahnya yang sangat banyak. Hama ini biasanya menyerang pada malam hari. Akibat dari serangannya adalah kematian tanaman karena memotong batang tanaman muda atau baru tanam.

Contoh jenis hama dari golongan gastropoda adalah berikut ini.

  1. Bekicot
  2. Keong Mas

Cara Pengendalian Hama

Pengendalian hama yang menyerang tumbuhan dilakukan dengan berbagai macam cara. Mulai dari cara tradisional sampai cara modern. Setidaknya ada empat jenis cara mengendalikan hama pada tanaman.

  • Pengendalian Secara Mekanis

Cara ini adalah cara tradisional dengan menggunakan peralatan perkebunan. Menggunakan cara ini membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang lebih banyak. Cara ini terkadang mulai ditinggalkan, namun beberapa petani masih melakukannya dengan alasan untuk kelestarian dan menjaga ekosistem lingkungan budidaya.

  • Pengendalian Secara Biologis

Teknik pengendalian hama ini dengan memanfaatkan musuh alami hama dalam ekosistem. Untuk menjalankan teknik ini butuh pengetahuan tentang rantai makanan dan jenis hewan apa saja yang ada dalam ekosistem budidaya. Pengendalian hama ini pada dasarnya berlangsung secara alami dan bisa juga dengan dibantu dengan mendatangkan atau memperbanyak musuh alami jenis hama tertentu.

  • Pengendalian Secara Kimiawi

Cara ini biasanya menjadi pilihan terakhir atau apabila terjadi serangan hama yang parah. Mengendalikan hama dengan menggunakan bahan kimia memiliki risiko tersendiri baik kepada petani secara langsung pada proses aplikasi bahan kimia, tanaman budidaya, tanah, dan musuh alami hama.

Itulah pembahasan tentang jenis hama tanaman mulai dari jenis yang paling besar sampai yang paling kecil. Semoga informasi ini bisa bermanfaat!