Hama Wereng Dan Cara Pengendaliannya

Wereng adalah sebutan yang berlaku secara umum pada hama jenis serangga yang menyerang tanaman dengan cara menghisap cairan tanaman. Serangan hama ini dapat menyebabkan kegagalan panen. Oleh karena itu wereng menjadi salah satu jenis organisme pengganggu tanaman (OPT) yang penting terutama pada tanaman padi.

Jenis Hama Wereng

Hama wereng terbagi menjadi empat spesies yaitu wereng cokelat, wereng punggung putih, wereng hijau dan wereng loreng. Dari keempat spesies serangga tersebut wereng cokelat dikenal sebagai hama paling berbahaya karena selain merusak tanaman secara langsung juga merupakan vektor penyakit bagi tanaman padi.

Berikut ini pembahasan lengkap dari keempat jenis hama wereng di atas!

Hama Wereng Cokelat

Wereng coklat adalah salah satu hama padi yang paling berbahaya dan merugikan, terutama di daerah Asia Tenggara dan Asia Timur. Serangga kecil ini menghisap cairan tumbuhan dan sekaligus juga menyebarkan beberapa virus yang menyebabkan penyakit tungro.

Gejala serangan wereng cokelat adalah sebagai berikut:

  1. Kuning, coklat dan tanaman sekarat : tanaman terbakar/gosong
  2. Infeksi jamur dan bakteri pada tanaman
  3. Embun madu dan jamur di daerah yang terinfeksi
  4. Mengurangi pertumbuhan, kekuatan, dan tinggi tanaman, kemudian menyebabkan berkurangnya jumlah anakan produktif.

Wereng Punggung Putih

Wereng Punggung Putih atau Sogatella furcifera Horvarth adalah salah satu jenis wereng yang memiliki tubuh lebih kecil daripada bulir padi, sering mengisap batang padi, jagung, dan rumput-rumputan. Wereng jenis ini tersebar luas di wilayah Palaeartik, wilayah oriental, wilayah Australia dan wilayah Neotropika.

Hama tanaman ini biasanya menyerang bertepatan dengan fase keluar malai atau inisiasi tajuk pada padi. Nimfa dan wereng dewasa ditemukan
baik di pangkal bagian atas tanaman, umumnya di sambungan antara daun dan batang. Mereka memakan getah oem dan merusak
jaringan. Gejala serangan dari wereng punggung putih adalah sebagai berikut:

  1. Menyebabkan hilangnya air dan unsur hara
  2. Layu daun dan pengerdilan tanaman.
  3. Kepadatan populasi yang tinggi dapat menyebabkan “gosong wereng”, yaitu daun semakin kuning oranye dari ujung ke vena tengah, kemudian mengering dan mati.
  4. Tanaman kerdil, menghasilkan anakan yang lebih sedikit dan dapat rebah.
  5. Wereng juga dapat menyerang malai, menghasilkan bulir berwarna coklat butiran berkarat atau hitam dan mengurangi produksi gabah.

Wereng Hijau

Wereng Hijau atau Nephotettix virescens merupakan hama penyebar virus tungro yang menyebabkan penyakit tungro. Wereng jenis ini biasanya menetas pada pelepah daun padi dan akan menetas enam hari kemudian, menyukai cairan daun yang mengakibatkan pengeringan pada daun.

Untuk mengetahui gejala tanaman yang terinfeksi tungro karena kekurangan nitrogen atau keracunan zat besi, periksa keberadaan serangga sebagai berikut:

  1. Telur kuning putih atau pucat di dalam pelepah atau tulang utama daun
  2. Nimfa hijau kuning atau pucat dengan atau tanpa tanda hitam
  3. Wereng dewasa hijau pucat dengan atau tanpa tanda hitam dan memiliki gerakan diagonal yang khas.

Adapun gejala serangan pada tanaman padi yang terkena virus tungro adalah sebagai berikut:

  1. Perubahan warna pada ujung daun
  2. Jumlah anakan berkurang
  3. Tanaman terhambat dengan kekuatan yang berkurang
  4. Dalam kasus terburuk tanaman menjadi layu.

Wereng Zigzag

Jenis ke empat dari hama wereng padatanaman padi adalah wereng loreng, Woreng ini huga biasa disebut dengan nama wereng zigzag karena warna sayapnya yang membentuk zigzag.

Wereng jenis ini adalah jenis wereng yang menyebabkan padi terkena tungro, seperti halnya dengan wereng hijau, wereng loreng merupakan vektor utama penyebab tanaman padi menjadi kerdil terkena tungro.

Cara Pengendalian Hama Wereng

Cara pengendalian hama wereng dapat dilakukan secara alami dan kimiawi. Pilihan penggunaan bahan kimia sintesis tentu saja jika gejala serangan sudah sangat parah. Adapun beberapa hal yang bisa dilakukan untuk melakukan pengendalian serangan hama wereng adalah sebagai berikut:

  1. Perbaikan cara bercocok tanam
  2. Penggiliran varietas bibit tanaman
  3. Memanfaatkan musuh alami wereng
  4. Tanam serempak
  5. Melakukan penanaman pada waktu yang tepat
  6. Perbaikan sanitasi
  7. Penggunaan insektisida

Baca Juga: Jenis Hama Belalang Dan Karakteristiknya.

Demikian pembasahan tentang hama wereng dan tips pengendaliannya. Semoga informasi pertanian ini bermanfaat!