Cara Menanam Melon Di Halaman Rumah

Cara menanam melon di halaman rumah sangatlah mudah. Bisa dilakukan ibu rumah tangga disela aktivitasnya mengurus anak atau kegiatan lainnya. Meski terbilang gampang dilakukan beberapa persiapan juga harus dilakukan. Tentunya untuk mempersiapkan pertumbuhan melon dengan maksimal agar berbuah besar.

Persiapan Media Tanam

Tahap pertama cara menanam melon adalah dengan mempersiapkan media tanam terlebih dahulu. Jika di halaman rumah terdapat tanah yang bisa ditanami maka tanah tersebut harus diolah terlebih dahulu.

Cara pengolahan tanah untuk menanam melon adalah dengan membolak-balikkan tanah menggunakan cangkul atau perkakas lainnya. Setelah tanah menjadi gembur silahkan tambahkan dengan pupuk kandang atau pupuk kompos. Jika anda mempunyai pupuk organik padat (granul) silahkan ditambahkan sekitar 100 Gram atau sesuai dengan petunjuk dari pupuk tersebut.

Setelah ditaburkan pupuk secara merata kemudian siram. Silahkan tunggu sampai satu minggu baru kemudian lakukan penanaman bibit.

Jika tidak ada tanah yang bisa ditanami maka solusinya adalah membeli media tanam di toko pertanian. Dengan menggunakan media tanam dari toko pertanian, anda tidak perlu melakukan pengolahan tanah. Tinggal memasukkan media tanam tersebut ke dalam polybag atau pot.

Persiapan Bibit Melon

Tahap kedua cara budidaya melon di pekarangan rumah adalah mempersiapkan bibit. Bibit melon bisa anda ambil dari biji melon yang anda makan. Tapi pastikan kualitas melon tersebut sangat baik dan tidak ada tanda-tanda kerusakan, luka atau bekas serangan hama dan penyakit.

Bersihkan biji melon tersebut dengan air. Jika anda pupuk organik cair lebih baik jika direndam terlebih dahulu dengan pupuk cair. Perendaman dilakukan selama 30 menit. Selanjutnya dikeringkan dengan cara diangin-anginkan. Anda bisa menaruh biji melon yang sudah direndam tadi pada kain bersih. Letakkan pada area yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Dua Cara Menanam Melon Di Halaman Rumah

Cara menanam melon di halaman rumah dapat dilakukan dengan dua cara yaitu menanam secara langsung atau menyemaikan terlebih dahulu. Agar bisa memilih mana yang terbaik berikut ini kami berikan perbandingannya.

  • Menyemaikan Terlebih Dahulu

Jika anda memilih untuk menyemaikan terlebih dahulu ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan.

  1. Peluang tumbuhnya lebih besar karena sudah melewati tahap penyemaian.
  2. Bisa memilih bibit melon yang paling subur.
  3. Ada cadangan penyulaman jika ada yang mati ketika sudah dipindahkan ke lahan tanam atau polybag dengan masa pertumbuhan yang sama.

Kekurangannya adalah anda harus menyemaikan terlebih dahulu. Berarti anda harus menyiapkan media penyemaian.

Media penyemaian bisa menggunakan baskom bekas dengan tinggi sekitar 20-30cm. Isi dengan tanah yang sudah dicampur dengan pupuk atau menggunakan media tanam dari toko tani. Taburkan biji melon yang sudah kering secara merata. Siram menggunakan sprayer hingga tanah menjadi lembab.

Bibit melon yang siap dipindahkan ke media tanam adalah bibit yang sudah mempunyai empat daun atau berusia sekitar 2-3 minggu.

  • Tanam langsung ke Tanah Atau Polybag

Jika anda ingin menanam langsung maka anda tidak perlu repot lagi menyiapkan media penyemaian. Media tanam yang seharusnya digunakan untuk penyemaian bisa digunakan sebagai media tanam.

Anda hanya perlu membuat lubang tanam kira-kira sedalam 3-5cm. Kemudian memasukkan 1 biji bibit perlubang. Atau jika menggunakan polybag anda tinggal memasukkan 1 biji untuk 1 polybag.

Selanjutnya siram menggunakan sprayer hingga tanah menjadi basah dan lembab. Selanjutnya pasang tiang penyanggah untuk rambatannya. Bisa menggunakan kayu kira-kira setinggi 1 meter.

Perawatan Tanaman Melon

Bagian penting dari cara menanam agar cepat berbuah adalah merawat dengan baik. Perawatan paling penting adalah melakukan penyiraman secara teratur.

Untuk melon yang ditanam langsung ditanah perlu diperhatikan gulma yang tumbuh disekitar tanaman. Pastikan untuk mencabuti gulma tersebut secara teratur agar tidak menjadi kompetitor tanaman melon dalam menyerap unsur hara dalam tanah.

Pemangkasan juga perlu dilakukan agar proses pembuahan menjadi lebih cepat. Idealnya tanaman melon hanya membutuhkan 3 cabang saja. Jadi selalu lakukan pemangkasan dengan menyisakan tiga cabang. Untuk buah melon cukup 1 buah perpohon karena ini hanya untuk skala rumahan dan konsumsi sendiri. Tujuannya agar tanaman melon berbuah besar.

Lakukan pemupukan secara berkala menggunakan pupuk organik. Anda bisa melakukan pemupukan setiap minggu selama 1 bulan pertama. Bulan kedua pemupukan dilakukan setiap 2 minggu sekali.

Penggunaan pupuk organik herbafarm dalam budidaya tanaman melon membantu untuk bisa tahan terhadap berbagai jenis hama dan penyakit. Jenis hama dan penyakit yang kemungkinan menyerang tanaman melon diawal adalah penyakit tular tanah dan tular bibit. Maka sangat perlu melakukan perendaman bibit dengan pupuk organik herbafarm dan menyiapkan media tanam dengan campuran pupuk organik herbafarm juga.

Baca Juga: Cara Menanam Kangkung Darat Di Pekarangan Rumah.

Itulah cara menanam melon di pekarangan rumah agar cepat berbuah. Silahkan lakukan perawatan secara intensif sampai tanaman melon anda siap untuk dipanen. Silahkan dipraktekkan dan semoga hasilnya maksimal.