Penyakit Bercak Daun Kelabu Tanaman Dan Cara Pengendalian

Penyakit bercak daun kelabu menyerang bagian daun tanaman. Gejalan dari serangan ini dapat ditandai dengan adanya Luka dengan pola konsentris, bagian tengah berwarna keputihan dan tepian ungu di daun bagian atas. Retak jaringan daun dan munculnya lubang tembakan. Terkait erat dengan kekurangan kalium.

Apa Itu Penyakit Bercak Daun Kelabu?

Gejala disebabkan oleh jamur Stemphylium solani. Kemunculan dan perkembangan penyakit ini didukung oleh kelembaban tinggi, curah hujan tinggi dan kekeringan yang berkepanjangan. Stres siologis atau stres sehubungan dengan unsur hara juga merupakan elemen penting, terutama selama pembungaan atau pembentukan buah kapas.

Kekurangan kalium adalah faktor utamanya namun kemungkinannya ditambah dengan kekeringan, serangga atau kehadiran nematoda dalam tanah. Angin juga membantu penyebaran spora jamur ini ke tanaman lain. Suhu sekitar 20 – 30 °C optimal bagi perkembangan penyakit ini. Jamur ini dapat membentuk penyakit yang kompleks dengan jamur dari genus Alternaria dan Cercospora dan dapat terlihat di lahan yang sama. Inang alternatifnya termasuk kapas, tomat, kentang, cabe, terong dan bawang.

Gejala Serangan Bercak Daun Kelabu

Bercak Daun Kelabu dapat mencapai diameter 2 cm, berbentuk bulat dengan tepian ungu. Ketika matang, mereka tumbuh membentuk pola konsentris dan bagian tengah berwarna keputihan muncul dalam luka, yang kemudian bisa retak dan jatuh, menghasilkan tampilan berupa lubang tembakan. Luka normalnya terbentuk pada daun di bagian atas kanopi dan dimulai dari tepi daun, bergerak ke dalam.

Daun di bagian atas tanaman pada tahap akhir pemekaran adalah yang paling rentan terhadap infeksi, karena kebutuhan nutrisi yang tinggi pada saat itu. Penyakit ini bersifat sekunder jika terdeteksi dan dapat diobati dengan kalium yang tepat waktu. Namun penyakit ini dapat menyebabkan kerontokan daun besar-besaran dan kerugian panen jika dibiarkan tidak diobati.

Tanaman Yang Diserang

Penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur ini menyerang beberapa jenis tanaman berikut:

  1. Kapas
  2. Terong
  3. Bawang Merah
  4. Cabe
  5. Kentang
  6. Tomat

Silahkan Baca:

Cara Pengendalian Bercak Daun Kelabu

Upaya pengendalian penyakit bercak daun pada tanaman ini masih sangat minim. Untuk pengendalian hayati masih belum ditemukan cara efektifnya sehingga langkah pencegahan sangat dibutuhkan.

  • Langkah Pencegahan
  1. Pengujian lahan untuk mengetahui kandungan kalium dimungkinkan dan berikan unsur hara ini sebagai bagian dari pemupukan dasar jika perlu.
  2. Tanam varietas musim panjang dengan kebutuhan kalium yang rendah.
  3. Pantau lahan secara teratur untuk mengetahui tanda-tanda penyakit.
  4. Pastikan tanaman Anda kokoh dengan pemupukan seimbang.
  5. Berikan pupuk kaya kalium pada waktunya (pemberian terpisah), khususnya pada tanah berpasir.
  6. Rencanakan pemberian ke daun selama empat minggu pertama pemekaran, jika perlu.
  7. Jangan berlebihan memberikan pupuk kalium untuk menyelesaikan masalah ini.
  8. Lakukan irigasi yang teratur untuk menghindari stres kekeringan.
  • Pengendalian Hayati

Sampai saat ini, tidak ada solusi pengendalian hayati yang diketahui untuk melawan penyakit ini. Lakukan tindakan pencegahan untuk menghindarinya.

  • Pengendalian Kimiawi

Selalu pertimbangkan pendekatan terpadu berupa tindakan pencegahan bersama dengan perlakuan hayati jika tersedia. Fungisida tersedia untuk mengobati penyakit ini (piraklostrobin, piraklostrobin + metkonazol) namun biasanya tidak disarankan karena tidak layak secara ekonomis.

Baca Juga: Penyakit Embun Tepung Pada Tanaman Dan Cara Pengendalian.

Demikian pembahasan tentang penyakit bercak daun kelabu pada tanaman. Semoga informasi pertanian ini bermanfaat!