Penyakit Pohon Mangga Dan Cara Mengatasinya

Penyakit Pohon Mangga. Secara sepintas membudidayakan tanaman mangga terlihat mudah. Namun ternyata jika sudah menjalaninya mangga terancam oleh serangan hama dan penyakit yang sangat banyak jenisnya. Untuk skala budidaya besar tentu hal ini menjadi masalah. Oleh karena itu para petani sebaiknya tahu apa saja jenis hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman mangga.

9 Jenis Penyakit Pada Tanaman Mangga

Penyakit tanaman mangga bisa menyerang mulai dari batang, dahan, ranting, daun, bunga sampai buah. Setiap bagian tanaman mangga ini memiki jenis penyakit tersendiri. Adapun pembahasannya adalah sebagai berikut.

Antraknose

Penyakit antraknose pada tanaman mangga disebabkan oleh jamur Colletotrichum gloeosporiodes. Penyakit ini menyerang hampir semua bagian tanaman yaitu ranting, daun, bunga dan buah. Serangan penyakit ini biasanya terjadi pada kondisi tingkat kelembaban tinggi yaitu pada musim hujan atau masa berbunga. Serangan juga bisa terjadi jika terdapat banyak embun di malam hari.

Gejala serangan penyakit antraknose bisa ditandai dengan adanya bintik-bintik hitam pada daun, flush, malai dan buah. Jika antraknose menyerang bunga maka akan menyebabkan bunga menjadi kering dan gugur sehingga gagal menjadi buah.

Cara mengatasi penyakit antraknose adalah dengan menjaga jarak tanam mangga pada tahap awal budidaya. Melakukan pemangkasan secara teratur agar kelembaban bisa terjaga, membuang bagian tanaman mangga yang sudah terlanjur diserang. Membersihkan daun, bunga dan buah yang gugur akibat serangan antraknose.

Diplodia

Penyakit yang menyerang batang mangga disebut diplodia. Penyakit diplodia disebabkan oleh Botryodiplodia Theobromae. Namun pada dasarnya penyebab awalnya adalah adanya goresan dari benda tajam seperti pisau, gunting perlengkapan budidaya lainnya. Setelah terjadi luka barulah jamur ini kemudian menyerang luka tersebut.

Gejala penyakit diplodia pada tanaman mangga bisa ditandai dari kulit batang luar yang pecah-pecah dan mengeluarkan cairan cokelat kehitaman. Jika tidak ditangani maka akan terus melebar, lalu mengering, kemudian tanaman mangga akan mati.

Cara mengatasi penyakit diplodia adalah disesuaikan pada bagian yang terkena serangan. Jika yang terkena adalah bagian ranting atau dahan bisa langsung dipotong lalu lukanya ditutup dengan klorox. Jika yang terkena adalah batang mangga maka kulitnya perlu dikupas kemudian diolesi dengan benlate.

Cendawan Jelaga

Penyakit tanaman yang paling sering dijumpai pada pohon mangga adalah Cendawan. Penyakit ini disebabkan oleh  jamur Meliola mangifera. Penyakit ini bermula dari adanya serangga yang menghasilkan cairan manis atau embun madu. Cairan manis itulah yang membuat jamur meliola mangifera berkembang dengan cepat.

Gejala penyakit cendawan jelaga bisa dilihat dengan adanya warna hitam pada daun dan buah. Jika serangan ini terjadi pada musim kemarau maka bisa menyebabkan daun mengering dan keriting.

Untuk mengatasi penyakit cendawan jelaga maka yang perlu dibasmi adalah serangganya terlebih dahulu dengan menggunakan insektisida. Selain itu perlu juga untuk membasmi semut hitam yang menjadi pelindung dari jamur tersebut.

Blendok

Blendok adalah penyakit pada batang mangga yang disebabkan oleh kumbang Xyleborus affinis. Kumbang ini akan menjadikan batang mangga sebagai sarangnya dengan membuat lubang pada batang. Dari lubang tersebut keluar cairan berwarna cokelat atau hitam.

Cara pengendalian penyakit blendok adalah dengan menutup lubang yang dibuat oleh kumbang tersebut. Penutup lubang bisa berupa kapas atau kain yang sudah dicelupkan pada insektisida.

Bercak Karat Merah

Penyakit yang menyerang daun mangga disebut bercak karat merah. Penyakit ini disebabkan oleh ganggang Cephaleuros mycoidea Karst. Selain meyerang daun mangga penyakit ini juga bisa menyerang ranting, bunga dan tunas.

Gejalanya sangat jelas terlihat yaitu adanya bercak-bercak berwarna merah pada daun. Akibat dari serangan penyakit bercak karat merah adalah kurang maksimalnya produksi buah.

Cara pengendalian penyakit ini adalah dengan cara memangkas dahan atau ranting yang terkena serangan. Pengendalian dengan menggunakan bahan kimia bisa menggunakan fungisida bordeaux atau sulfat tembaga.

Gleosporium

Gleosporium adalah penyakit yang menyerang titik sentral produksi tanaman mangga yaitu daun, bunga dan buah. Penyakit yang disebabkan oleh jamur Gloeosporium mangifera bisa menyebabkan gagal panen.

Gejala serangan Gleosporium pada daun muncul bintik-bintik hitam dan menggulung. Serangan pada bunga membuat bunga menjadi layu. Sementara serangan pada buah menyebabkan buah mangga menjadi busuk.

Pengendalian penyakit Gleosporium bisa dilakukan dengan menyemprotkan fungisida bubur bordeaux.

Bisul Daun

Tanaman mangga juga ternyata memiliki penyakit bisul, letaknya dibagian daun. Bisul berwarna putih ini terlihat menonjol pada bagian atas daun. Penyabab penyakit ini adalah larva serangga Procontarinia matteiana. Larva ini akan memakan atau menyerap cairan daun sehingga bolong-bolong kemudian menyembul ke atas menyerupai bisul.

Untuk mengatasi penyakit ini dilakukan dengan membuang bagian daun yang sudah terlanjur diserang. Menyemprotkan insektisida pada sore hari.

Kudis Buah

Meski namanya kudis buah tetapi penyakit ini tidak hanya menyerang buah mangga saja. Penyakit ini juga dapat menyerang tangkai bunga, bunga, ranting dan daun. Penyakit ini disebabkan oleh Elsinoe Mangifera.

Gejala yang timbul dari adanya serangan penyakit kudis buah adalah timbulnya bercak kuning yang akan berubah menjadi abu-abu. Akibat dari serangan ini adalah gagalnya pembuahan karena bunga akan rontok.

Cara mengatasi penyakit kudis buah adalah dengan memangkas dahan atau ranting yang terkena serangan. Selanjutnya bisa disemprotkan fungisida.

Jamur Upas

Jamur upas berasal dari hama Corticium Salmonicolor. Jenis jamur ini akan berkembang sangat pesat pada musim hujan. Jamur upas akan membungkus batang pohon mangga sehingga ujung ranting bahkan sampai daun akan terlihat tidak sehat.

Pengendalian jamur upas bisa dilakukan dengan menyemprotkan fungisida pada tahap gejala awal. Jika sudah terjadi serangan maka bagian kulit dikupas dan dibuang. Namun jika serangan sudah parah maka sebaiknya buang dahan atau ranting yang terbungkus jamur upas.

Silahkan Baca: Cara Budidaya Mangga Agar Berbuah Lebat.

Demikianlah pembahasan tentang hama dan penyakit tanaman mangga serta cara mengatasinya. Selalu upayakan penanganan secara alami. Atau menggunakan anti hama dan penyakit organik.