Cara Pemakaian Pupuk Herbafarm Untuk Tanaman Cabe

Cara pemakaian pupuk herbafarm untuk tanaman cabe berbeda dengan tanaman lainnya. Perbedaannya terletak pada dosis yang digunakan, durasi pemakaian, dan juga teknik penggunaan. Penggunaan herbafarm pada tanaman cabe dimulai pada masa pembibitan, pengolahan tanah, dan pasca penanaman atau masa perawatan.

Pemakaian Pupuk Herbafarm Untuk Bibit Cabe

Penanganan bibit cabe merupakan bagian penting dalam proses budidaya. Perlakukan yang tepat pada bibit cabe akan menghasilkan benih cabe yang berkualitas. Benih berkualitas akan tumbuh subur dan berbuah lebat serta terbebas dari penyakit. Oleh karena itu sangat penting untuk aplikasi pupuk herbafarm pada tahap pembibitan cabe.

  • Tahap Perendaman

Perendaman bibit cabe menggunakan larutan herbafarm bertujuan untuk menghindari penyakit tular bibit. Dosis yang digunakan adalah 10 ML (1 tutup botol) ditambahkan dengan 5 liter air. Bibit cabe direndam selama 30 Menit. Selanjutnya bibit tersebut dikeringkan dengan cara diangin-anginkan tanpa terkena sinar matahari secara langsung.

  • Tahap Penyemaian

Setelah bibit cabe kering selanjutnya menebarkan secara merata pada media penyemaian. Selanjutnya adalah menimbunnya dengan tanah setinggi 3cm. Tanah tersebut lalu disiram menggunakan larutan herbafarm. Dosis yang digunakan adalah 3 tutup botol (30ML) ditambahkan dengan 14 liter air. Penyiraman menggunakan sprayer hingga tanah terlihat basah dan lembab.

Penggunaan pupuk herbafarm pada tahap penyemaian bertujuan menghidari penyakit tular tanah. Aplikasi pupuk herbafarm sebaiknya dilakukan dua kali sebelum pindah ke lahan tanam.

Perisapan Lahan Tanam

Pemakaian pupuk herbafarm untuk tanaman cabe berikutnya adalah pada tahap persiapan lahan. Jika pada saat pembibitan yang digunakan adalah pupuk cair maka pada persiapan lahan ini yang digunakan adalah pupuk granul.

Pupuk Herbafarm Granul ditaburkan secara merata pada bedengan yang sudah disiapkan. Dosis yang digunakan adalah 15Kg untuk lahan seluas 1Ha. Setelah menaburkan pupuk maka ditunggu sampai satu minggu baru mulai proses penanaman bibit. Jika pada saat aplikasi pupuk granul tanah sangat kering, maka segera siram dengan air hingga tanah terlihat basah dan lembab.

Penggunaan pupuk herbafarm granul ini dilakukan untuk mempersipkan nutrisi pada bibit yang akan ditanam nantinya. Selain itu adanya kandungan bio protectant dalam pupuk granul herbafarm akan mencegah terjadinya penyakit tular tanah.

Masa Perawatan Tanaman

Tahap terakhir pemakaian pupuk herbafarm adalah pada pasca tanam. Setelah proses penanaman selesai maka saatnya kembali mengaplikasikan pupuk herbafarm cair. Kali ini aplikasi dilakukan dengan menambahkan booster herbafarm.

Booster herbafarm ada dua jenis yaitu Booster hitam untuk perbaikan tanah dan booster biru untuk perangsang tumbuh dan buah.

Cara pemakaian pupuk herbafarm cair pada masa perawatan adalah sebagai berikut:

  1. Bulan pertama aplikasi dilakukan setiap minggu yaitu pada 7, 14, 21, dan 28 HST. Dosis yang digunakan adalah 30 ML Herbafarm Cair + 2 Gram Booster Hitam + 14 Liter air. Larutan tersebut diaplikasikan pada lahan seluas 500M.
  2. Bulan kedua aplikasi dilakukan setiap 2 minggu yaitu pada 42 dan 56 HST. Takaran pupuk yang digunakan adalah 40ML Herbafarm + 2 Gram Booster Biru + 14 Liter Air. Larutan herbafarm yang sudah dibuat digunakan untuk lahan seluas 500M.
  3. Pemupukan selanjutnya dilakukan setelah selesai panen pertama. Dosis dan durasi pemupukan yang digunakan sama dengan langkah pada tahap perawatan nomor dua diatas.

Teknik pemupukan yang digunakan dengan cara penyemprotan. Penyemprotan dilakukan pada pagi hari sebelum pukul 08.00 atau sore hari mulai pukul 16.00.

Baca Juga: Cara Pemakaian Pupuk Herbafarm Pada Tanaman Kakao.

Itulah cara pemakaian pupuk herbafarm pada tanaman cabe. Tujuan aplikasi secara rutin adalah untuk menghindari serangan hama dan penyakit, tanaman tumbuh subur dan berbuah lebat. Untuk aplikasi pada skala rumahan dosis bisa disesuaikan dengan kebutuhan.