Tips Memilih Pupuk Organik Cair Terbaik

Pupuk cair merupakan salah satu pilihan pavorit petani dalam pemupukan berbagai jenis budidaya tanaman. Pilihan ini tentu saja didasarkan pada penggunaan jenis pupuk ini lebih mudah dan hasilnya juga maksimal. Pertanyaannya adalah bagaimana cara memilih pupuk organik cair terbaik untuk tanaman yang dibudidayakan?

Langsung saja simak ulasannya berikut ini!

Cara Menentukan Pupuk Organik Cair Terbaik

Memilih pupuk organik cair terbaik untuk budidaya tanaman tentu saja sangat penting. Kesalahan dalam memilih pupuk tentunya akan berdampak pada tanaman. Apalagi jika budidaya skala bisnis banyak hal yang harus dipertimbangkan.

  • Kandungan Pupuk Organik

Pupuk organik cair terbaik seharusnya memiliki kandungan unsur yang dibutuhkan oleh tanaman. Baik itu secara spesifik pada unsur tertentu ataupun secara umum untuk kebutuhan tanaman. Oleh karena itu sangat penting untuk memperhatikan apa saja yang dibutuhkan oleh tanaman sebelum membeli produk pupuk organik atau membuatnya.

  • Biaya

Biaya merupakan sejumlah dana yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan atau memproduksi pupuk organik sendiri. Jika pupuk organik dibuat sendiri tentunya biayanya lebih murah. Namun jika menggunakan produk dari pabrik tentunya biaya yang dikeluarkan akan lebih besar.

  • Fungsi

Fungsi atau manfaat dari pupuk organik juga perlu diperhatikan. Apakah jenis pupuk tersebut bisa diaplikasikan untuk semua jenis tanaman atau terkhusus pada tanaman tertentu saja. Selain itu manfaat untuk tanaman juga menjadi perhatian khusus, apakah spesifik pada bagian tertentu misalnya daun, buah batang atau berlaku secara umum.

  • Sumber

Memilih pupuk organik juga tentunya memperhatikan sumbernya. Apakah berasal atau diproduksi pabrikan, produksi sendiri, atau berasal dari hewan ternak. Hal ini akan sangat berpengaruh pada ketersediaan penggunaan ke depannya.

  • Watku

Waktu berhubungan dengan seberapa lama pupuk organik tersebut bisa digunakan. Jika pupuk itu berasal dari pabrik maka termasuk waktu pengirimannya. Jika dibuat sendiri maka kapan pupuk tersebut siap digunakan atau berapa lama proses pembuatannya.

  • Jumlah kebutuhan

Masalah yang juga kadang dihadapi oleh petani di lapangan adalah ketersediaan pupuk tidak sesuai dengan kebutuhan. Biasanya petani masih merasa kekurangan pupuk karena tanaman yang dibudidayakan cukup banyak sementara pupuk yang ada jumlahnya terbatas. Memproduksi pupuk sendiri pun terkadang terkendala bahan bakunya. Jadi memilih pupuk cair yang baik adalah yang dosisnya sedikit tetapi bisa dimanfaatkan untuk lahan luas.

Masalahnya adalah untuk mendapatkan pupuk organik cair terbaik tentunya tidak mudah. Apalagi jika harus memenuhi semua kriteria di atas. Misalnya jika produksi sendiri, pembuatannya tentunya pada waktu proses pembuatan yang membutuhkan waktu lama. Jika menginginkan pupuk dengan fungsi lengkap tentunya harus memilih produk dari produksi pabrik dan tentu saja biayanya mahal.

Jadi, kalau masih bisa diproduksi sendiri silahkan buat sendiri. Namun jika sudah dibutuhkan dalam waktu cepat apalagi dalam jumlah banyak maka tidak ada salahnya menggunakan produk dari pabrik. Yang paling penting adalah manfaat dari pupuk organik tersebut.

Baca Juga: Cara Membuat Pupuk Kompos Dari Daun.

Demikian pembahasan tentang cara memilih pupuk organik cair terbaik. Semoga bermanfaat!